Terjadi Lagi, 15 Siswa SD di Selakau Sambas Diduga Keracunan Usai Santap MBG

22 Mei 2026 12:21 WIB
Sampel MBG yang diduga bermasalah diamankan petugas untuk dicek ke BPOM Provinsi Kalbar. (Istimewa)

SAMBAS, insidepontianak.com – Program makanan bergizi gratis (MBG) kembali bermasalah. Kali ini terjadi di Kabupaten Sambas. Sebanyak 15 siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Selakau diduga mengalami keracunan.

Siswa-siswa itu mengeluh sakit perut, mual, muntah, lemas, dan pusing usai menyantap menu MBG. Mereka seluruhnya segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Kondisi terakhir yang kami cek, semuanya sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Selakau,” ujar Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Sambas, Dzaky, Jumat (22/5/2026).

Ia memastikan kasus ini ditangani secara serius. Sampel makanan yang dikonsumsi para siswa sudah diamankan untuk diuji di laboratorium.

“Sampel makanan diamankan pihak puskesmas. Rencananya besok akan dikirim ke BPOM Provinsi untuk pengecekan mikroorganisme,” katanya.

Kasus ini menjadi perhatian. Sejumlah pihak disebut turun langsung melakukan penanganan, mulai dari Korwil SPPG Kabupaten Sambas, Dinas Kesehatan, Loka POM, hingga Puskesmas Selakau.

Lalu, apa ancaman sanksi jika menu MBG terbukti bermasalah?

“Ketika hasil investigasi menemukan kelalaian SPPG, akan kami laporkan ke pimpinan untuk tindakan tegas terhadap pengelola dapur tersebut,” pungkasnya.

Kasus dugaan keracunan MBG sendiri sudah berulang kali terjadi. Namun, hasil uji laboratorium sejauh ini jarang disampaikan secara terbuka kepada publik.

Akibatnya, masyarakat sulit mengetahui hasil akhir investigasi maupun bentuk sanksi yang dijatuhkan kepada pihak yang bertanggung jawab.***


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment