Harga TBS Anjlok, Petani Sawit di Landak Merugi
LANDAK, insidepontianak.com – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani di Kabupaten Landak mendadak anjlok. Penurunan terjadi tiba-tiba dan membuat petani merugi.
Samsul, petani sawit di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, mengatakan harga sawit di tingkat pabrik kini berada di kisaran Rp2.610 hingga Rp2.650 per kilogram. Sementara di tingkat petani tinggal Rp1.500 per kilogram.
“Malam ini masih ada potensi turun lagi,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Menurut Samsul, sebelum harga turun, TBS di tingkat pabrik masih berada di kisaran Rp3.350 per kilogram. Sedangkan di tingkat petani mencapai Rp2.700 per kilogram.
Ia menyebut sejumlah pabrik yang sudah menurunkan harga, di antaranya PKS Engkadu Mill-PT PBL menjadi Rp2.610 per kilogram dan PT APS Sosok di angka Rp2.650 per kilogram.
Penurunan harga disebut mulai terjadi sejak Kamis malam. Kondisi itu membuat petani berada dalam posisi sulit.
Mengapa?
Karena, buah sawit tidak bisa disimpan terlalu lama. Jika terlambat dijual, kualitasnya cepat menurun dan berisiko rusak.
“Kalau dijual rugi, kalau ditahan lebih rugi lagi karena buah bisa rusak,” katanya.
Situasi itu membuat banyak petani terpaksa tetap menjual hasil panen meski harga turun drastis dalam waktu singkat.***
Penulis : Wahyu
Editor : -

Leave a comment