Gubernur Kalbar Ingatkan Keseimbangan Ekosistem di Hari Lingkungan Dunia, Ini Pesannya

6 Juni 2026 20:06 WIB
Gubernur Ria Norsan saat menghadiri acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Fakultas Pertanian yang diselenggarakan secara kolaboratif dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang berlangsung di Edu Agro Wisata Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura Pontianak, pada Sabtu pagi (6/6/2026).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengapresiasi peran aktif Fakultas Pertanian yang selama ini konsisten menjadi motor penggerak inovasi di sektor agraria. 

Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak hanya sekadar meningkatkan produktivitas pangan, melainkan bagaimana menjaga keseimbangan ekosistem di tengah ancaman perubahan iklim global.

​Fakultas Pertanian dijelaskan Gubernur Kalbar memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk melahirkan generasi yang tidak hanya paham cara bertani modern, tetapi juga peduli pada kelestarian bumi. 

“Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini harus menjadi pengingat bahwa tanah yang kita tanami hari ini adalah titipan untuk generasi masa depan," kata Gubernur Ria Norsan saat menghadiri acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Fakultas Pertanian yang diselenggarakan secara kolaboratif dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang berlangsung di Edu Agro Wisata Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura Pontianak, pada Sabtu pagi (6/6/2026).

Ia menekankan beberapa poin penting dalam arah kebijakan pembangunan daerah, di antaranya mendorong pengurangan penggunaan bahan kimia berbahaya dan beralih ke pupuk organik serta pola tanam lestari.

Selain memperkuat Kalbar sebagai salah satu lumbung pangan nasional dengan mengoptimalkan lahan potensial tanpa merusak kawasan hutan lindung, serta mengajak para dosen dan peneliti untuk menciptakan varietas tanaman yang adaptif terhadap cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah Kalbar.

“Kepada para mahasiswa dan dosen untuk terus berinovasi dalam menciptakan teknologi pertanian yang ramah lingkungan, guna memitigasi dampak perubahan iklim yang kian nyata,” jelasnya.

Gubernur Kalbar menambahkan pemerintah provinsi untuk selalu mendukung program-program akademis yang berdampak langsung pada kesejahteraan petani lokal. 

"Pemprov Kalbar berharap Fakultas Pertanian terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan pangan yang berbasis kearifan lokal dan kelestarian lingkungan," pungkasnya. (*)


Penulis : Dina Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar