Ketua DPRD Sanggau: Guru Honorer Masih Dibutuhkan untuk Menutup Kekurangan Tenaga Pendidik

11 Juni 2026 14:37 WIB
Foto: insidepontianak.com -- Ketua DPRD Sanggau, Hendrikus Hengki

SANGGAU, insidepontianak.com – Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Hendrikus Hengki, menegaskan keberadaan guru honorer masih sangat dibutuhkan untuk mendukung pelayanan pendidikan di berbagai wilayah Kabupaten Sanggau, terutama di daerah yang masih mengalami keterbatasan tenaga pendidik.

Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat sekolah yang mengandalkan guru honorer untuk menjaga proses belajar mengajar tetap berjalan normal. Karena itu, pemerintah pusat diminta mempertimbangkan kebutuhan riil di lapangan sebelum mengeluarkan kebijakan yang berdampak pada keberlangsungan tenaga honorer di sektor pendidikan.

“Faktanya, banyak sekolah masih membutuhkan guru honorer. Mereka membantu menutupi kekurangan tenaga pendidik agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan,” ujar Hengki.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, guru honorer selama ini telah menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan. Meski dengan keterbatasan kesejahteraan, mereka tetap menjalankan tugas mengajar dan mendampingi peserta didik di sekolah.

Ia menilai pemerintah perlu memberikan perhatian lebih terhadap nasib para guru honorer, terutama yang telah mengabdi selama bertahun-tahun dan memiliki pengalaman mengajar yang cukup.

“Jangan sampai kebutuhan guru di daerah masih tinggi, tetapi tenaga yang selama ini membantu justru kehilangan kepastian. Harus ada solusi yang adil bagi mereka,” katanya.

Hengki menambahkan, Kabupaten Sanggau sebagai daerah yang memiliki wilayah cukup luas masih memerlukan dukungan sumber daya manusia di sektor pendidikan. Karena itu, keberadaan guru honorer dinilai masih menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan tenaga pengajar.

Ia berharap pemerintah pusat dapat menyusun kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada penataan administrasi kepegawaian, tetapi juga mempertimbangkan kondisi nyata pendidikan di daerah.

“Yang paling penting adalah bagaimana kebutuhan guru di sekolah tetap terpenuhi dan para tenaga pendidik yang sudah mengabdi mendapat kepastian serta penghargaan yang layak,” pungkasnya. (*)


Penulis : REDAKSI
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar