Pemkab Sanggau Susun Kalender Event Daerah 2027, Target Dongkrak Wisata dan Ekraf

5 November 2026 14:13 WIB
Lepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sanggau, Valentinus Sudarto memimpin rapat penyusunan Kalender Event Daerah, Rabu (4/11/2026). (Istimewa)

SANGGAU, insidepontianak.com - Pemerintah Kabupaten Sanggau, mulai mematangkan penyusunan Kalender Event Daerah Tahun 2027.

Jadwal tersebut penting ditetapkan untuk memastikan seluruh kegiatan sepanjang tahun mendatang teragenda dan terintegrasi.

Penyusunan kalender dibahas dalam rapat bersama perangkat daerah, para camat, perwakilan komunitas masyarakat, serta pelaku budaya pada Rabu (4/11/2026).

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sanggau, Valentinus Sudarto, mengatakan kalender agenda daerah menjadi kebutuhan penting.

“Agar seluruh kegiatan yang diselenggarakan di Kabupaten Sanggau memiliki perencanaan dan jadwal yang jelas,” lanjutnya.

Menurutnya, berbagai kegiatan yang digelar oleh pemerintah maupun masyarakat perlu diselaraskan agar tidak berlangsung pada waktu bersamaan.

Dengan kalender yang terintegrasi, setiap penyelenggara dapat mengatur agenda lebih awal dan saling mendukung.

“Kami ingin Sanggau memiliki Kalender Agenda Daerah,” ujarnya.

Melalui perencanaan ini, seluruh kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Sanggau selama 2027 terdokumentasi dengan baik dan terlaksana sesuai jadwal.

Ia menegaskan, penyusunan kalender tersebut bukan sekadar menghimpun jadwal kegiatan. Lebih dari itu, upaya ini diharapkan mampu membangun sinergi antarpihak.

Dengan agenda yang tersusun sejak awal, promosi berbagai kegiatan juga dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

“Ini juga sebagai upaya menarik dukungan dan partisipasi masyarakat, termasuk dukungan pembiayaan serta promosi yang bisa dilakukan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Valentinus menilai, kalender agenda daerah juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Sebab, setiap kegiatan yang mampu menarik kunjungan masyarakat dan wisatawan dapat membuka peluang usaha, terutama bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM.

Melalui kegiatan tersebut, pelaku usaha lokal diharapkan memiliki ruang untuk memasarkan produk, memperkenalkan potensi daerah, serta meningkatkan pendapatan.

“Dengan adanya jadwal yang rapi dan sistematis, para penyelenggara kegiatan akan lebih mudah menarik kunjungan wisata masyarakat. Selain itu, ekonomi kreatif dan UMKM juga bisa terfasilitasi dengan baik,” katanya.

Ia menambahkan, Pemkab Sanggau memberikan perhatian serius terhadap penyusunan kalender tersebut.

Bahkan, kepala daerah telah mengarahkan agar seluruh kegiatan sepanjang 2027 dirancang lebih terencana, sistematis, dan terintegrasi.

Karena itu, Disporapar mengajak seluruh penyelenggara kegiatan, komunitas masyarakat, serta pemangku kepentingan untuk terlibat aktif.

Dukungan dari berbagai pihak dinilai penting agar kalender agenda daerah tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi benar-benar dapat direalisasikan.

Salah satu upaya yang didorong adalah menghadirkan konsep Bapak Asuh, yakni keterlibatan mitra pemerintah dalam memberikan dukungan terhadap penyelengaraan kegiatan, baik melalui pembiayaan maupun fasilitasi lainnya.

“Ke depan, kita juga berupaya menghadirkan konsep Bapak Asuh, sehingga ada dukungan pembiayaan dan fasilitasi dari berbagai mitra pemerintah,” pungkas Valentinus.

Melalui penyusunan Kalender Agenda Daerah 2027, Pemkab Sanggau berharap seluruh kegiatan dapat berjalan lebih terarah dan saling mendukung.

Selain menghindari benturan jadwal, agenda tersebut diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM di Kabupaten Sanggau.***


Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar