Donasi Pegawai PLN Terangi Listrik 10 Rumah Warga Kurang Mampu di Sintang

4 Maret 2026 15:27 WIB
Rosdiana (keempat dari kanan), penerima manfaat Light Up The Dream (LUTD) PLN kini dapat menikmati listrik berkat donasi para pegawai PLN. (Istimewa)

SINTANG, insidepontianak.com – Senja baru saja turun ketika sebuah lampu pijar menyala di rumah sederhana milik Rosdiana, Selasa (4/3/2026).

Cahaya itu memantul di dinding rumahnya yang selama ini lebih sering temaram. Bagi sebagian orang, nyala lampu itu mungkin biasa saja.

Namun bagi Rosdiana, ibu rumah tangga 59 tahun, warga Kabupaten Sintang, cahaya itu menandai awal kehidupan baru bersama keluarga.

Bagaimana tidak? Bertahun-tahun ia hidup dengan listrik terbatas. Aliran listrik hanya didapat dari rumah tetangga.

Daya yang dipakai sangat kecil. Bahkan untuk menyalakan lampu, harus bergantian dengan kebutuhan listrik rumah lain.

Alhasil, malam hari sering menjadi persoalan. Rumah kecilnya kerap tenggelam dalam cahaya redup.

Di tengah keterbatasan itu, Rosdiana tetap berjuang. Ia membuat kue rumahan untuk dijual kepada tetangga dan warga sekitar.

Dapurnya hampir tak pernah berhenti. Namun tanpa listrik memadai, pekerjaannya sering tersendat.

Menyiapkan adonan atau menyelesaikan pesanan kue pada malam hari terasa sulit. Penerangan seadanya membuat geraknya terbatas.

Malam-malam Ramadan yang seharusnya tenang sering ia jalani dalam temaram. Lampu kecil menjadi satu-satunya penerangan.

Kini keadaan itu berubah. Untuk pertama kalinya rumah Rosdiana memiliki sambungan listrik resmi dari PLN.

Di bulan Ramadan berkah, rumah sederhana itu akhirnya terang. Cahaya yang dulu hanya harapan kini benar-benar hadir.

Rosdiana bukan satu-satunya yang merasakan terang malam itu. Ia menjadi satu dari sepuluh warga di Kabupaten Sintang yang menerima bantuan listrik gratis melalui program Light Up The Dream (LUTD).

Program ini merupakan inisiatif sosial pegawai PLN. Mereka menyisihkan sebagian penghasilannya secara sukarela untuk membantu keluarga prasejahtera memperoleh sambungan listrik.

Dana yang terkumpul digunakan untuk memasang sambungan listrik baru bagi warga yang selama ini belum memiliki akses listrik mandiri.

Tahun ini, penyalaan Light Up The Dream dilakukan serentak di seluruh Indonesia pada 4 Maret 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya PLN memperluas akses listrik bagi masyarakat. Terutama bagi warga yang selama ini belum memiliki sambungan listrik sendiri.

Manager PLN UP3 Sanggau, Hendy Gita Wedhatama, mengatakan program ini lahir dari semangat kepedulian pegawai PLN.

“Light Up The Dream adalah wujud kepedulian pegawai PLN untuk berbagi. Kami berharap listrik yang hadir tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga memberi semangat baru bagi keluarga penerima,” ujarnya.

General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, menegaskan listrik memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, listrik bukan sekadar penerangan. Akses listrik juga membuka peluang ekonomi bagi keluarga penerima.

“Melalui program ini kami berharap listrik memberi manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun untuk mendukung usaha,” kata Maria.

Program Light Up The Dream telah berjalan sejak 2020. Gerakan sosial ini berbasis donasi sukarela dari pegawai PLN.

Melalui program tersebut, pegawai PLN bergotong royong membantu keluarga prasejahtera mendapatkan sambungan listrik secara mandiri.

Di Kalimantan Barat, program ini telah menghadirkan terang bagi lebih dari 1.177 keluarga. Mereka sebelumnya hidup tanpa sambungan listrik sendiri.

Maria menjelaskan, penerima bantuan diusulkan oleh perangkat lingkungan. Mulai dari RT hingga kepala desa melalui PLN setempat.

Mekanisme itu dilakukan agar bantuan tepat sasaran. Bantuan diprioritaskan bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

Bagi Rosdiana, listrik bukan sekadar lampu yang menyala. Ia adalah harapan baru. Harapan untuk hidup lebih baik. Harapan agar dapur kecilnya tetap hidup—kini dengan cahaya yang lebih terang.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar