PONTIANAK, insidepontianak.com — Dalam upaya memperkuat layanan keluarga, BKKBN Provinsi Kalimantan Barat menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah perguruan tinggi dan lembaga sosial. Langkah ini difokuskan untuk mengoptimalkan Program Satyagatra atau Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera.
Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Nuryamin, menyebutkan hingga saat ini telah terbentuk 57 titik layanan Satyagatra yang ditargetkan menjangkau 1.575 keluarga di berbagai wilayah.
“Satyagatra merupakan layanan terpadu yang mencakup konseling, edukasi, hingga pendampingan berbagai persoalan keluarga,” ujarnya usai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Senin (20/4/2026).
Adapun kerja sama ini melibatkan Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak, Program Studi Psikologi Islam IAIN Pontianak, serta Rumah Zakat Kalimantan Barat.
Melalui kolaborasi ini, tenaga akademisi akan dilibatkan sebagai konselor dalam layanan keluarga, sekaligus menjadi rujukan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan lanjutan.
Nuryamin menegaskan, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan layanan keluarga yang lebih profesional dan responsif.
“Kami berharap kolaborasi ini mampu memperkuat peran Satyagatra sebagai pusat layanan keluarga yang mudah diakses masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Branch Manager Rumah Zakat Kalbar, Azrul Putra Nanda, menyatakan komitmennya dalam mendukung Program Bangga Kencana, khususnya percepatan penurunan stunting.
Melalui program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), pihaknya menargetkan bantuan kepada keluarga berisiko stunting sebagai bentuk sinergi nyata.
Kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan layanan keluarga yang semakin komprehensif, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat Kalimantan Barat. (Din)
Leave a comment