Oknum Petugas Bandara Supadio Loloskan Narkoba Cair, Manajemen: MH Bukan Pegawai Organik

30 Mei 2026 15:34 WIB
Bandara Internasional Supadio Kubu Raya. (Insidepontianak.com/Greg)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Keterlibatan oknum petugas keamanan khusus (AVSEC) Bandara Internasional Supadio berinisial MH dalam penyelundupan narkotika jenis etomidate cair, menunjukkan sistem keamanan jalur penerbangan belum sepenuhnya kuat.

Kasus ini terungkap setelah polisi menciduk seorang pria berinisial FP di Hotel Horison Balikpapan, 13 April 2026. Dari tangan pria itu, petugas menyita 115 cartridge vape berisi etomidate seberat 230 gram.

Saat diinterogasi, FP bernyanyi. Ia mengaku dibantu oleh MH untuk meloloskan barang haram tersebut dari pemeriksaan Bandara Supadio, dengan imbalan Rp24,1 juta. Berbekal informasi itu, Polda Kaltim langsung meringkus MH.

Apa penjelasan manajemen bandara terhadap kasus ini?

“Kami tidak mentolerir perilaku pelanggaran hukum oleh oknum tersebut,” tegas General Manager PT Angkasa Pura Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, Sabtu (30/5/2026).

Maya menjelaskan bahwa MH bukan karyawan organik Angkasa Pura, melainkan tenaga alih daya (outsourcing) dari perusahaan mitra.

Sebagai tindakan tegas, manajemen telah mengembalikan pelaku ke perusahaan asalnya sejak 16 April 2026 dan menyatakan mendukung penuh proses hukum di Polda Kaltim.

Maya mengklaim, investigasi internal yang langsung digerakkan pascakejadian tidak menemukan adanya karyawan lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, langkah preventif kini disiapkan demi menjaga kepercayaan publik.

"Kami akan melakukan background check yang lebih ketat bagi seluruh personel, termasuk mengevaluasi menyeluruh sistem pengawasan pada sektor vital," pungkasnya.***


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar