Sensus Ekonomi 2026 di Kalbar Terus Dikebut, Mempawah Tercepat, Pontianak Terendah

4 Juli 2026 10:41 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat, Muh. Saichudin/IST

PONTIANAK, insidepontianak.com – Proses pencacahan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Barat terus berlangsung. Hingga awal Juli 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalbar mencatat progres pendataan baru mencapai 17,19 persen dari total rumah tangga dan unit usaha yang menjadi sasaran.

Kepala BPS Provinsi Kalbar, Muh. Saichudin, mengatakan capaian tersebut masih akan terus bertambah karena proses pendataan dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.

"Proses pencacahan masih berjalan. Angka ini akan terus bergerak sampai masa pendataan berakhir," ujarnya di Kantor BPS Provinsi Kalbar, belum lama ini.

Saichudin menjelaskan, hingga saat ini Kabupaten Mempawah menjadi daerah dengan progres pendataan tertinggi, yakni sekitar 23 persen. Sebaliknya, Kota Pontianak masih menjadi wilayah dengan capaian terendah, yaitu 12,06 persen.

"Untuk capaian tertinggi saat ini ada di Kabupaten Mempawah. Sementara yang terendah adalah Kota Pontianak, baru mencapai 12,06 persen," katanya.

Menurut Saichudin, rendahnya progres di Kota Pontianak bukan disebabkan minimnya partisipasi masyarakat, melainkan karena beberapa kendala di lapangan. Sebagian petugas pencacah masih baru sehingga membutuhkan waktu untuk beradaptasi dalam melakukan wawancara, sementara beberapa petugas lainnya sedang sakit.

Karena itu, BPS Provinsi Kalbar memberikan pendampingan dan dukungan kepada tim di Kota Pontianak agar proses pendataan bisa dipercepat.

"Kami membantu Kota Pontianak supaya capaiannya bisa meningkat. Jangan sampai ada wilayah yang pendataannya terlambat dari target," jelasnya.

BPS Kalbar juga terus memantau pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di seluruh kabupaten dan kota agar proses pendataan selesai sesuai jadwal. Untuk mempercepat pencapaian target, setiap petugas pencacah ditargetkan mendata sekitar 8 hingga 10 rumah tangga atau tempat usaha setiap hari.

"Kami berharap seluruh proses pendataan dapat selesai tepat waktu sehingga data yang dihasilkan benar-benar lengkap dan berkualitas," tutupnya. (dina)


Penulis : Dina Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar