Kubu Raya Siapkan Fasilitas Air Bersih Darurat di Daerah Terdampak Kekeringan

19 Agustus 2026 14:05 WIB
Sekda Kubu Raya Yusran Anizam. (Istimewa)

KUBU RAYA, insidepontianak.com — Musim kemarau di Kabupaten Kubu Raya mulai berdampak serius. Sumber air bersih warga di sejumlah wilayah dilaporkan mengering.

Di sisi lain, pasokan air PDAM juga mulai terkontaminasi intrusi air asin. Kondisi ini memaksa pemerintah daerah harus bergerak cepat mengatasi krisis air bersih ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kubu Raya, Yusran Anizam menegaskan langkah-langkah solusi sudah disiapkan.

“Untuk mengatasi kekurangan air bersih, kita sepakat menyediakan fasilitas air di beberapa titik prioritas,” ujarnya kepada Insidepontianak.com, Rabu (19/8/2026).

Air yang disalurkan nantinya difokuskan untuk memenuhi kebutuhan mandi, cuci, kakus (MCK). Distribusinya melibatkan berbagai pihak.

Mulai dari pemerintah daerah, balai teknis, TNI-Polri, hingga seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Semua sumber daya milik pemerintah disiagakan untuk menjangkau wilayah-wilayah yang mulai terdampak kekeringan parah.

“Kita akan maksimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat,” ujarnya.

Selain krisis air, kondisi kemarau panjang juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kabut asap akibat karhutla mulai memperburuk kualitas udara di wilayah Kubu Raya. Pemkab pun mengambil langkah perlindungan dengan meliburkan kegiatan belajar-mengajar di sekolah.

Tak hanya itu, para camat juga digerakkan untuk mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi udara yang memburuk.

Berdasarkan prakiraan BMKG, potensi musim kemarau masih akan berlangsung cukup panjang, ditandai dengan peningkatan kekeringan dan cuaca panas terik.

“Semua pihak harus bersama-sama menjaga diri, menjaga lingkungan, dan tidak mengambil risiko,” pesannya.***


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar