Perkuat Ekonomi Keluarga, 300 Perempuan Warga Desa Paloan Ikuti Pelatihan Keuangan
LANDAK, insidepontianak.com — Sebanyak 300 perempuan di Desa Paloan, Kabupaten Landak, mendapat pelatihan literasi keuangan untuk memperkuat ekonomi keluarga, Selasa (18/8/2026).
Pelatihan ini digelar oleh Yayasan Karya Dua Anyam bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Landak, KKM Kelompok 22 FISIP Untan, dan Pemuda Katolik Kabupaten Landak melalui program SHE CAN.
Program tersebut tak hanya mengajarkan cara mengatur pemasukan dan pengeluaran. Para peserta juga diajak mengevaluasi kondisi keuangan keluarga hingga menyusun rencana keuangan untuk kebutuhan masa depan.
Perwakilan Yayasan Karya Dua Anyam, Iqbal Alma mengatakan bahwa penguatan literasi keuangan bagi perempuan menjadi salah satu kunci ketahanan keluarga.
“Pada 2026, kami menargetkan 3.000 perempuan rentan di Landak. Hingga Juli, sekitar 1.600 perempuan telah menerima manfaat,” ujarnya.
Ia berharap para peserta mulai membiasakan diri mengelola keuangan dengan bijak serta memiliki tabungan untuk kebutuhan mendatang.
Asisten Pembangunan dan Perekonomian Setda Landak, John Hetli mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan kualitas sumber daya manusia sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur.
“Harapannya para perempuan bisa mengatur kembali keuangan dan membuat perencanaan keluarga yang matang,” kata John.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai tawaran investasi bodong yang menjanjikan keuntungan instan.
“Jangan mudah tergiur investasi bodong,” pesannya.
Apresiasi senada disampaikan Ketua Komisi C DPRD Landak, Margareta. Menurutnya, pelatihan literasi keuangan menjadi bekal krusial bagi perempuan dalam mengelola ekonomi rumah tangga.
Sementara itu, Ketua KKM Kelompok 22 FISIP Untan, Arzetika Amanda Putri menyebutkan selama berinteraksi dengan masyarakat Paloan, merekka menemukan berbagai persoalan, mulai dari tekanan ekonomi hingga minimnya pemahaman pengelolaan keuangan.
“Harapannya pelatihan ini bisa membantu perempuan di Desa Paloan lebih mandiri dalam mengelola keuangan,” ujarnya.
Program SHE CAN di Landak selanjutnya akan diteruskan dengan pelatihan kewirausahaan dan pendampingan bagi peserta terpilih.
Program kolaborasi antara DBS Foundation, The Asia Foundation, dan Yayasan Karya Dua Anyam ini menargetkan 80.000 perempuan rentan di Kalimantan Barat dalam jangka waktu tiga tahun.
Di tengah tantangan ekonomi daerah, penguatan kemampuan perempuan dalam mengelola keuangan keluarga diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun ketahanan ekonomi dari tingkat rumah tangga.***
Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment