Lasarus Ungkit Peringatan Lama Setelah Oknum Avsec Supadio Terseret Kasus Etomidate

30 Mei 2026 18:09 WIB
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus/IST

KUBU RAYA, insidepontianak.com - Kasus dugaan penyelundupan etomidate cair yang menyeret oknum Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kubu Raya kembali memantik perhatian publik.

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menilai, kasus tersebut seharusnya menjadi alarm bagi seluruh pihak yang bertanggung jawab terhadap keamanan penerbangan.

Alasannya, Lasarus mengaku pernah mengingatkan potensi penyelundupan narkoba saat Bandara Supadio kembali menyandang status internasional pada pertengahan Juni 2025 lalu.

Namun kini, kekhawatiran itu justru menjadi kenyataan.

“Jauh-jauh hari, tepatnya pertengahan tahun lalu saya sudah mengingatkan soal potensi penyelundupan narkoba ini," ujar Lasarus, Sabtu (30/5/2026).

Menurutnya, kasus tersebut seharusnya bisa diantisipasi, apabila sinergi antara pihak-pihak yang punya otoritas terjalin baik.

Selain itu, Lasarus juga meminta aparat penegak hukum tidak berhenti pada satu orang tersangka.

Sebab, ia menduga, kecil kemungkinan aksi penyelundupan melalui jalur bandara dilakukan seorang diri tanpa bantuan pihak lain.

“Kecil kemungkinan si oknum ini beraksi sendirian. Patut diduga, dalam melancarkan aksinya, oknum ini melibatkan lebih banyak pihak," kata Lasarus.

"Semua yang terlibat itu saya minta untuk diusut dan diproses hukum,” tegas Ketua DPD PDI-P Kalbar itu.

Karena itu, ia meminta kasus yang terungkap oleh Ditresnarkoba Polda Kalimantan Timur itu dijadikan bahan evaluasi nasional.

Lasarus menekankan, perlunya pembenahan menyeluruh terhadap sistem keamanan bandara agar tidak menjadi celah bagi peredaran narkoba dan barang terlarang lainnya.

“Harus ada pembenahan menyeluruh pada sistem keamanan bandara supaya yang terjadi di Bandara Supadio ini tidak terulang di tempat lain,” pungkasnya. (Greg)


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar