Jalan Rasau Jaya 2 Dibuka, Pemkab Kubu Raya Perkuat Jalur Ekonomi Antar Desa
KUBU RAYA, insidepontianak.com - Jalan Rasau Jaya 2 Km 50 di Kecamatan Rasau Jaya resmi rampung dan akan difungsikan sebagai jalan poros ekonomi.
Infrastruktur ini nantinya bisa membuka akses bagi lebih dari 20 desa yang selama ini terhambat dalam memasarkan hasil pertanian dan perkebunan.
Adapun jalan itu merupakan hasil kegiatan Karya Bakti TNI, kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama Kodam XII/Tanjungpura.
Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael menegaskan, pembangunan jalan melalui Karya Bakti TNI tidak hanya mempercepat penyediaan infrastruktur, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.
“Jalur ini kita sebut jalur ekonomi karena manfaatnya langsung dirasakan warga," kata Jamallulael, Kamis (8/1/2026).
Ia mencontohkan komoditas ubi rambat atau ubi jalar yang sebelumnya hanya mampu dijual di tingkat desa seharga Rp4.000 per kilogram akibat keterbatasan akses.
Setelah jalan dibuka dan didukung penyeberangan feri, petani kini bisa langsung menjual ke pasar dan pengepul dengan harga mencapai Rp9.500 per kilogram.
"Walaupun dikurangi biaya transportasi dan operasional, masyarakat masih mendapat keuntungan sekitar Rp3.000 per kilo," ujarnya.
Ia menilai, bahwa keberadaan jalan poros ekonomi ini benar-benar meningkatkan pendapatan warga. Sementara itu, Bupati Kubu Raya Sujiwo menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kodam XII/Tanjungpura atas sinergi pembangunan melalui Karya Bakti TNI yang dinilainya jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan pola kontraktual.
Menurutnya, dengan anggaran yang sama, kalau kontraktual kita hanya dapat 1,7 kilometer. Tapi lewat Karya Bakti TNI bisa membangun hingga 3,5 kilometer dengan spesifikasi yang sama.
"Ini efisiensi luar biasa,” kata Sujiwo.
Ia menegaskan, Pemkab Kubu Raya akan terus memanfaatkan skema Karya Bakti TNI setiap tahun untuk membangun dan memperkuat jaringan jalan poros ekonomi, sementara mekanisme kontraktual tetap digunakan untuk ruas-ruas tertentu.
“Jalan poros ekonomi ini kita bangun untuk mendorong pergerakan ekonomi. Kalau ekonomi bergerak, peluang usaha muncul, pengangguran turun, kemiskinan berkurang, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” jelasnya.
Selain itu, Sujiwo menilai keberadaan jalan ini juga mendukung akses pendidikan, kesehatan, serta mobilitas aparat TNI-Polri yang bertugas di wilayah tersebut.
“Lebih dari itu, pembangunan lewat Karya Bakti TNI memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat memberi rasa aman dan kepercayaan,” ujarnya.
Selanjutnya, untuk menjaga keberlanjutan infrastruktur, Pemkab Kubu Raya memastikan pemeliharaan jalan akan melibatkan pihak swasta.
Salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit PT APL, sebagai pengguna jalan akan diajak bekerja sama melalui nota kesepahaman (MoU).
“Mereka juga menggunakan jalan ini untuk aktivitas angkutan, jadi wajar jika ikut bertanggung jawab dalam pemeliharaannya," terangnya.
Ia memastikan, bahwa skema itu akan diterapkan oleh Pemkab Kubu Raya untuk ruas jalan poros lainnya. (Greg)
Penulis : Gregorius
Editor : Wati Susilawati
Tags :

Leave a comment