Bupati Karolin: Ketahanan Pangan Harus Sejahterakan Petani

5 Februari 2026 10:58 WIB
Petani di Kabupaten Landak panen padi. (Insidepontianak.com/Wahyu)

LANDAK, insidepontianak.com – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menegaskan program ketahanan pangan harus berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

Karena itu ia menegaskan, peningkatan produksi saja tidak cukup. Ketahanan pangan harus dibangun lebih luas dan berkelanjutan. Tak bisa hanya bertumpu pada satu komoditas.

Maka, Pemerintah Kabupaten Landak mendorong strategi diversifikasi. Kedelai dan ubi kayu dikembangkan. Bibit disiapkan. Modal petani diperkuat.

“Ketahanan pangan harus dilihat secara menyeluruh agar petani sejahtera,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).

Kesejahteraan petani disebut sebagai kunci agar swasembada pangan dapat bertahan dalam jangka panjang. Kabupaten Landak sendiri memiliki potensi pertanian yang besar dan terus berkembang.

Data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat mencatat, Luas Tambah Tanam padi di Landak pada 2025 mencapai sekitar 10.972 hektare.

Angka ini tertinggi di antara kabupaten dan kota lain di Kalbar. Data tersebut menegaskan pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Landak.

“Ini menunjukkan petani kita tetap kuat dan produktif,” kata Karolin.

Ia menegaskan, pemerintah daerah terus memperkuat sektor pangan melalui berbagai program. Diversifikasi terus didorong untuk memperkuat ekonomi petani dan menjaga keberlanjutan produksi.

“Yang terpenting, petani sejahtera dan pangan tersedia bagi masyarakat,” ujarnya.

Karolin juga menekankan pentingnya keselarasan kebijakan daerah dan nasional. Tujuannya, agar ketahanan pangan tidak berhenti sebagai wacana.

“Kita ingin ketahanan pangan benar-benar berdampak nyata bagi petani,” tegasnya.***


Penulis : Wahyu
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar