Dikelola Mandiri, Destinasi Air Terjun Setegung Berkembang Meski Minim Dukungan Promosi Pemda
LANDAK, insidepontianak.com – Destinasi Air Terjun Setegung, di Desa Munggu, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, terus berkembang meski minim dukungan promosi dari pemerintah darah.
Hingga kini, pengelolaannya masih dilakukan secara mandiri oleh warga setempat. Walau begitu, tingkat kunjungan terus meningkat.
Setiap pekan, ratusan orang datang. Tak pernah sepi. Pengunjung berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.
Aktivitas canyoning atau petualangan dan berkemah menjadi daya tarik utama. Kondisi alam yang masih terjaga turut memperkuat minat wisatawan.
Dalam sepekan, jumlah kunjungan diperkirakan 200 hingga 300 orang. Mayoritas berasal dari luar Kabupaten Landak, seperti Pontianak, Singkawang, Sambas, Sintang, hingga Ketapang.
Pengelola Air Terjun Setegung, Marwan, menyebut tingginya kunjungan menunjukkan potensi wisata yang besar.
“Sekitar 90 persen pengunjung dari luar. Setiap minggu tak pernah sepi,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Air Terjun Setegung juga masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia. Di tingkat Kalimantan Barat, destinasi ini berada di peringkat kedua.
Meski begitu, penataan kawasan masih dilakukan secara mandiri, tanpa dukungan anggaran dari pihak luar.
“Satu rupiah pun belum ada bantuan,” katanya.
Ia menyebut kebutuhan utama saat ini adalah perbaikan akses jalan menuju lokasi. Jalur sepanjang sekitar satu kilometer dinilai penting untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
Selain itu, ia berharap ada keterlibatan lebih aktif dari pemerintah, baik melalui kunjungan langsung maupun dukungan promosi.
Sebab, selama ini, promosi lebih banyak dilakukan secara mandiri, termasuk melalui media daring.
Kepala Desa Munggu, Mulyadi, mengatakan dukungan desa terhadap potensi pengembangan wisata yang ada masih sebatas pembinaan dan komunikasi.
“Setelah itu, baru memikirkan langkah konkret untuk pengembangan wisata,” ujarnya.
Meski terbatas, keberadaan Air Terjun Setegung mulai memberi dampak bagi warga, terutama dalam membuka peluang ekonomi.
“Warga sudah mendapat peluang usaha, seperti di sektor kuliner. Dari desa, kami juga mulai menyiapkan itu,” kata Mulyadi.
Dengan kunjungan yang terus tumbuh dan capaian di tingkat nasional, Setegung dinilai punya peluang berkembang lebih jauh.
Dukungan infrastruktur dan promosi menjadi kunci untuk mempercepat pengembangan kawasan wisata ini.***
Penulis : Wahyu
Editor : -
Tags :

Leave a comment