Air Terjun Setegung Ramai Dikunjungi, Disbudporapar Landak: Pengembangan Terganjal Status Lahan

4 Mei 2026 14:13 WIB
Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Landak, Pius Edwin. (Istimewa)

LANDAK, insidepontianak.com – Destinasi alam Air Terjun Setegung di Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, berpotensi menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Namun sayang, pengelolaannya belum maksimal. Masih dilakukan secara mandiri oleh warga setempat. Sementara itu, dukungan pemerintah daerah dinilai masih kurang.

Jalan masuk belum memadai. Promosi juga belum masif. Padahal, kunjungan tak pernah sepi. Pada akhir pekan, ratusan orang selalu datang untuk berekreasi.

Lantas, bagaimana penjelasan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata yang dianggap minim perhatian terhadap pengembangan destinasi ini?

“Pengelolaannya memang tidak bisa dilakukan secara penuh karena lahannya milik pribadi,” ujar Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Landak, Pius Edwin, Senin (4/5/2026).

Situasi itu juga memengaruhi langkah pemerintah daerah dalam melakukan promosi secara luas karena harus mematuhi aturan.

Namun, ia menyebut akses menuju lokasi sudah cukup mudah. Bisa dilalui kendaraan, meski masih perlu peningkatan di beberapa titik.

“Sebenarnya tidak membutuhkan anggaran besar, karena jalannya sudah cukup keras,” katanya.

Karena itu, menurutnya, pengembangan destinasi wisata Air Terjun Setegung perlu kolaborasi lintas pihak. Keterlibatan komunitas hingga pengunjung menjadi kunci memperkuat promosi.

“Komunitas bisa membantu promosi melalui media sosial. Pengunjung juga bisa membagikan informasi dari lokasi ini,” ujarnya.

Ia menyadari, peningkatan kunjungan ke Air Terjun Setegung berpotensi menambah PAD melalui retribusi. Namun, pengelolaannya belum bisa diambil alih karena status lahan.

“Karena itu, ini harus dibicarakan dengan DPRD, karena lahannya milik pribadi, agar pengelolaannya tidak menyalahi aturan,” ujarnya.***


Penulis : Wahyu
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar