Keseimbangan Alam Berubah, DLH Landak Dorong Warga Lebih Peduli Lingkungan

7 Oktober 2026 12:51 WIB
Ilustrasi - alih fungsi lahan/IST

LANDAK, Insidepontianak.com - Kondisi lingkungan di Kabupaten Landak terus berubah. Keberadaan pohon dan kawasan hijau dinilai penting untuk menjaga keseimbangan alam.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Landak mendorong masyarakat tidak menunggu kerusakan terjadi untuk mulai menjaga lingkungan.

Kepala DLH Kabupaten Landak, Syahbirin, mengatakan salah satu langkah paling sederhana yang bisa dilakukan masyarakat adalah mempertahankan keberadaan pohon dan membiasakan menanam di lingkungan sekitar.

"Situasi kondisi keseimbangan alam saat ini memang sudah berubah. Oleh karena itu, perlu ada kesadaran masyarakat untuk menanam pohon dan menjaga lingkungan supaya tetap terpelihara dengan baik," kata Syahbirin, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, keberadaan sumber air sangat bergantung pada kondisi alam yang terjaga. Karena itu, menjaga lingkungan bukan hanya berkaitan dengan penghijauan, tetapi juga bagian dari menjaga sumber kehidupan masyarakat.

"Kelestarian alam ini kita harapkan untuk masa depan, untuk anak cucu kita. Karena sumber-sumber air dan segala macam itu sumbernya dari alam kita yang tersedia," ujarnya.

Kondisi lingkungan Landak sendiri masih menghadapi persoalan lahan kritis. Berdasarkan data KPH Wilayah Landak 2025, luas lahan kritis di Kabupaten Landaktercatat sekitar 40 ribu hektare.

Angka tersebut turun dibandingkan sekitar 100 ribu hektare pada 2024, namun tetap menunjukkan perlunya upaya pemulihan dan perlindungan lingkungan.

Syahbirin mengatakan upaya menjaga lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Perusahaan, dunia usaha, swasta dan masyarakat perlu mengambil bagian dalam menjaga lingkungan.

"Ini bukan hanya tugas pemerintah saja, tetapi tugas kita semua, seluruh stakeholder masyarakat," pungkasnya. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar