Bupati Erlina Buka MTQ ke-37 di Sadaniang, Tekankan Pembinaan Generasi Qurani

25 April 2026 23:24 WIB
Bupati Mempawah, Erlina, resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Kabupaten Mempawah, Sabtu (25/4/2026) malam. (Istimewa)

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Bupati Mempawah, Erlina, resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 tingkat Kabupaten Mempawah, Sabtu (25/4/2026) malam.

MTQ tahun ini digelar di Desa Sekabuk, Kecamatan Sadaniang. Pembukaan ditandai dengan pemukulan tar, alat musik tradisional, secara bersama-sama.

Atraksi kesenian seperti tari-tarian, paduan suara, hingga parade kafilah dari sembilan kecamatan se-Kabupaten Mempawah turut memeriahkan pembukaan.

Erlina mengapresiasi panitia dan masyarakat Kecamatan Sadaniang yang telah bekerja keras menyelenggarakan agenda keagamaan tahunan tersebut.

Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Alquran, tetapi juga sarana syiar Islam dan wadah pembinaan generasi qurani.

“MTQ juga menjadi forum mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” kata Erlina.

Melalui MTQ, ia berharap lahir generasi qurani yang tidak hanya mampu membaca Alquran dengan baik, tetapi juga memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya sangat bangga dengan penyelenggaraan MTQ ke-37 di Kecamatan Sadaniang ini. Karena kegiatan ini melibatkan seluruh masyarakat multiagama,” ujarnya.

Keterlibatan itu terlihat dari penampilan paduan suara gereja yang turut menambah semarak malam pembukaan.

“Ini membuktikan masyarakat di Kecamatan Sadaniang hidup dalam harmonisasi dan kerukunan umat beragama,” tegasnya.

Erlina juga berpesan kepada seluruh kafilah agar menampilkan kemampuan terbaik. Sebab, MTQ menjadi ajang seleksi untuk mencari qori dan qoriah terbaik yang akan mewakili Kabupaten Mempawah pada MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

“Kabupaten Mempawah sudah tujuh kali tampil sebagai juara umum MTQ Provinsi. Mudah-mudahan tahun ini kita bisa mempertahankan bahkan menambah menjadi delapan kali juara MTQ tingkat Kalbar,” pungkasnya.

Ketua LPTQ Kabupaten Mempawah, Ismail, menegaskan MTQ bukan sekadar festival tahunan atau panggung mencari juara.

“Melainkan forum syiar dan cara untuk mengetuk pintu-pintu hati masyarakat agar kembali dekat dengan Alquran,” katanya.

Menurutnya, MTQ juga menjadi ajang pemersatu. Para kafilah datang dari berbagai wilayah, mulai dari perkotaan, pesisir, hingga pedalaman.

“MTQ ini menyatukan berbagai perbedaan dan menyatukan para peserta dengan satu kitab suci Al-Qur’an,” pungkasnya.***


Penulis : REDAKSI
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar