Pelindo: Trafik Kapal di Terminal Kijing Naik 15 Persen pada 2025, Dominasi Kunjungan Domestik

20 Februari 2026 14:05 WIB
Kapal sandar di Pelabuhan Internasional Kijing, Kabupaten Mempawah. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Aktivitas pelayaran di Terminal Internasional Kijing Mempawah, Kalimantan Barat, diklaim terus tumbuh.

Sepanjang 2025, PT Pelindo Regional 2 Pontianak mencatat 741 kapal sandar, naik 15 persen dari 643 kapal pada 2024. Namun, mayoritas kunjungan masih didominasi kapal domestik.

“Sebanyak 74,5 persen domestik dan 25,5 persen internasional,” ujar General Manager PT Pelindo Regional 2 Pontianak, Kalbar Yanto, Jumat (20/2/2026).

Kenaikan trafik ini disebut sebagai tanda mempertegas posisi Terminal Kijing sebagai simpul logistik baru di Kalimantan Barat.

Pelindo pun mencatat, Sepanjang 2025, terminal melayani pergerakan komoditas dalam skala besar.

Muatan cair dalam tangki—seperti minyak sawit mentah (CPO), minyak olahan, dan bahan bakar—mencapai 1,5 juta ton.

Muatan curah kering berupa biji-bijian dan bahan baku industri tercatat 2,5 juta ton. Sementara barang umum (general cargo) mencapai 116 ribu ton.

Pada perdagangan luar negeri, ekspor muatan cair berupa CPO dan turunannya mencapai 460.988 ton. Adapun impor curah kering tercatat 392.181 ton.

Untuk mendukung arus logistik, Pelindo mempercepat kesiapan infrastruktur. Relokasi jalan nasional menuju kawasan terminal per 8 Februari 2026 telah mencapai 73,9 persen dan ditargetkan rampung Maret 2026.

“Akses jalan penting untuk kelancaran dan keselamatan distribusi,” kata Yanto.

Di sisi layanan, terminal bersiap membuka operasional petikemas. Dalam waktu dekat akan datang satu unit Quay Container Crane (QCC) dan dua Rubber Tyred Gantry (RTG).

Saat ini terminal telah dilengkapi dua Harbour Mobile Crane (HMC), dua reach stacker, dua head truck, dan dua chasis 40 feet. Sejak 13 Juni 2025, Pelindo juga menyosialisasikan kesiapan layanan kontainer kepada perusahaan pelayaran.

“Ini bagian transformasi menuju pelabuhan multipurpose,” ujarnya.

Pelindo menilai peningkatan trafik kapal menunjukkan kepercayaan pengguna jasa terus tumbuh. Operasional petikemas diharapkan memperkuat posisi Terminal Kijing sebagai gerbang ekspor-impor Kalimantan Barat.

“Kami terus meningkatkan layanan agar distribusi logistik lebih efisien,” tutupnya.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar