Zulfydar Serap Aspirasi Warga Binaan, Beri Bantuan Buku hingga Fasilitas Olahraga
PONTIANAK, insidepontianak.com – Kebutuhan televisi untuk tujuh blok hingga penambahan fasilitas olahraga untuk menjadi aspirasi warga binaan Rutan Kelas IIA Pontianak saat menerima kunjungan reses Anggota DPRD Kalimantan Barat, Zulfydar Zaidar Mochtar, Senin (12/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Zulfydar tidak hanya menyerap aspirasi, tetapi juga menyerahkan bantuan puluhan buku dan mi instan. Bantuan tersebut merupakan aspirasi warga binaan di reses sebelumnya.
Zulfydar mengatakan, kunjungan ke Rutan Kelas IIA Pontianak merupakan bagian dari agenda reses untuk mendengarkan langsung kebutuhan warga binaan.
Ia menyebut, kunjungan serupa sebelumnya juga telah dilakukan. Dari komunikasi saat itu, muncul permintaan agar warga binaan mendapat tambahan buku sebagai bagian dari proses pembinaan.
“Beberapa waktu lalu kami juga mendatangi Rutan Kelas IIA ini. Saat itu ada komunikasi dari warga binaan yang meminta adanya buku sebagai bagian daripada pembinaan di dalam. Dan hari ini kami membawa buku,” kata Zulfydar.
Selain buku, dalam dialog dengan warga binaan, Zulfydar juga menerima aspirasi mengenai kebutuhan fasilitas olahraga. Salah satunya berupa perlengkapan untuk olahraga voli.
Menurut dia, kebutuhan tersebut akan segera ditindaklanjuti karena kegiatan olahraga menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kebugaran warga binaan.
“Dalam dialog ini saya juga mendengar adanya permintaan dalam bentuk olahraga, seperti net voli. Saya kira akan disiapkan sesegera mungkin. Hari ini akan saya berikan,” ujarnya.
Tak hanya fasilitas olahraga, warga binaan juga menyampaikan kebutuhan televisi untuk setiap blok. Kebutuhan itu dinilai penting agar warga binaan tetap memperoleh akses terhadap informasi dan hiburan selama menjalani masa pembinaan.
Zulfydar menyebut, pihak Rutan menyampaikan kebutuhan televisi untuk tujuh blok. Karena jumlah blok cukup banyak, pengadaan televisi tersebut membutuhkan waktu untuk dipersiapkan.
“Saya kira tidak ada masalah, soal waktu saja. Karena ada tujuh blok, kalau satu tidak boleh, ada perbedaan. Karena tujuh blok, katanya harus tujuh TV,” kata dia.
Zulfydar memastikan akan berupaya memenuhi kebutuhan tersebut.
“Insya Allah saya akan siapkan, karena ini bagian daripada pembinaan juga,” ujarnya.
Menurut Zulfydar, warga binaan tetap merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki hak untuk mendapatkan perhatian dan pembinaan.
Ia menilai, kunjungan anggota legislatif ke lapas maupun rutan penting untuk membuka ruang komunikasi dengan warga binaan sekaligus mendengar persoalan yang mereka hadapi.
Harap Berkelanjutan
Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bistik Situngkir, menyampaikan apresiasi atas kunjungan reses tersebut.
Ia mengatakan, perhatian dan bantuan yang diberikan sangat berarti bagi pelaksanaan pembinaan warga binaan di Rutan Pontianak.
“Kami sebagai UPT di daerah, terutama Rutan Pontianak, mengucapkan terima kasih atas segala bantuan yang telah diberikan kepada kami,” ujar Bistik.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada kunjungan dan bantuan kali ini. Bistik berharap perhatian terhadap Rutan Pontianak dapat terus ditingkatkan sehingga pihaknya semakin terbantu dalam menjalankan tugas pelayanan dan pembinaan warga binaan.
“Kami juga mengharapkan ke depan Bapak dapat lebih meningkatkan lagi, lebih peduli lagi kepada kami di Rutan ini dalam menjalankan tugas setiap hari untuk pelayanan terhadap warga binaan di Rutan Pontianak,” katanya.
Sementara itu, kebutuhan televisi dan fasilitas olahraga juga dinilai penting oleh warga binaan. Televisi dibutuhkan agar mereka tetap dapat mengikuti perkembangan informasi, sementara fasilitas olahraga diperlukan untuk menunjang aktivitas jasmani.
Dengan dukungan fasilitas tersebut, warga binaan diharapkan dapat menjalani masa pembinaan dengan kegiatan yang lebih produktif sekaligus menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment