Diserang Hama Bertubi-tubi, Petani di Sajingan Sambas Keluhkan Hasil Padi Menyusut Drastis

27 Februari 2026 14:53 WIB
Hamparan Padi milik Ana, petani di Sajingan Besar, Sambas/IST

SAMBAS, insidepontianak.com – para petani di Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas, mengeluhkan hasil panen padi  yang terus menurun akibat serangan hama yang datang hampir setiap tahun. 

Ana, salah satu Petani mengatakan, berbagai jenis hama menyerang secara bergantian maupun bersamaan, membuat hasil panen jauh dari harapan.

Menurut Ana, sawahnya kerap dirusak tikus sawah yang memakan batang dan merobohkan tanaman padi. Selain itu, serangan wereng batang coklat dan penggerek batang menyebabkan tanaman menguning hingga mati sebelum masa panen tiba. Tidak hanya itu, ulat batang, walang sangit, hingga burung pemakan padi juga turut memperparah kondisi lahan pertaniannya.

“Setiap tahun selalu ada saja hama yang menyerang. Sudah macam-macam cara kami lakukan, pakai racun hama dan cara lainnya, tapi tetap saja hasilnya berkurang,” keluhnya, Jumat (27/2/2026). 

Ia mengaku, penurunan produksi membuat pendapatannya ikut merosot. Bahkan, ironisnya, ia dan keluarga terpaksa membeli beras untuk kebutuhan sehari-hari karena hasil panen sendiri tidak lagi mencukupi.

“Pendapatan dari padi berkurang. Hasil sedikit, kami harus beli beras juga. Capek-capek berladang, tapi hasilnya tidak mencukupi,” ujarnya.

Kata dia, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi para petani di wilayah perbatasan. Ia berharap adanya perhatian dan solusi dari pihak terkait, baik berupa pendampingan, bantuan pengendalian hama terpadu, maupun dukungan sarana pertanian agar hasil panen dapat kembali meningkat.

Bagi Ana dan petani lainnya, sawah bukan sekadar ladang mencari nafkah, melainkan sumber kehidupan yang kini terasa semakin berat untuk dipertahankan.

"Kami berharap dapat solusi agar pertanian disini tidak terus diserang Hama, " pungkasnya. (*)


Penulis : Antonia Sentia
Editor : Wati Susilawati

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar