Puluhan Warga Geruduk Polres Sambas, Minta 4 Pekerja PETI Dibebaskan
SAMBAS, insidepontianak.com – Puluhan warga dari Kabupaten Sambas dan Bengkayang menggeruduk Polres Sambas, Minggu (1/3/2026) sore. Mereka datang berkelompok. Wajah tegang. Suara lantang.
Tujuannya: meminta empat rekan mereka yang diamankan polisi dalam dugaan kasus Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) bisa dibebaskan.
Massa pun menyampaikan aspirasi secara terbuka. Aparat diminta mempertimbangkan nasib para pekerja tambang itu. Bagi mereka, ini soal perut. Soal keluarga yang harus dihidupi.
“Aksi ini murni pergerakan masyarakat untuk masyarakat yang dipidanakan atas kasus PETI. Penambang bukan pencuri. Bukan perusak alam seperti bauksit atau perusahaan pembalakan kayu yang nyata merusak, tapi tidak ditindaklanjuti,” kata Alex, perwakilan massa.
Ia melanjutkan, warga yang menambang emas bukan untuk memperkaya diri. Tapi hanya berupaya memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebab, di kampung pilihan kerja terbatas. Karena itu, pemerintah diminta bijak dan berpihak pada masyarakat kecil.
Selain menuntut pembebasan, warga juga mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum memberi solusi konkret atas persoalan PETI yang terus berulang.
“Kami ingin ada jalan keluar yang jelas. Ada pembinaan atau aturan yang membuat masyarakat tetap bisa mencari nafkah tanpa harus berhadapan dengan hukum,” tambahnya.
Bagi mereka, pendekatan dialog dan pembinaan jauh lebih efektif ketimbang tindakan represif. Karena, banyak keluarga menggantungkan hidup dari tambang tradisional.
Aksi sempat diwarnai orasi. Namun situasi di Mapolres Sambas tetap terkendali. Aparat melakukan pengamanan. Pendekatan persuasif dikedepankan.
Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo, didampingi Wakapolres Kompol Hilman, turun langsung menemui massa. Mereka memberi penjelasan terkait proses hukum yang berjalan.
Dialog sempat berlangsung alot. Perwakilan warga dan kepolisian berdiskusi panjang. Hasilnya disepakati empat orang yang sebelumnya diamankan dibebaskan.
Selanjutnya, massa pun perlahan membubarkan diri. Ketegangan mereda. Namun persoalan PETI belum benar-benar selesai.***
Penulis : Antonia Sentia
Editor : -
Tags :

Leave a comment