Cahaya Ramadan Terangi 49 Rumah Keluarga Prasejahtera Lewat Listrik Gratis PLN

4 Maret 2026 15:35 WIB
Senyum bahagia terpancar dari Jeki (23) dan sang istri saat listrik di rumah mereka akhirnya resmi menyala melalui program Light Up The Dream (LUTD). (Istimewa)

SINGKAWANG, insidepontianak.com — Ramadan 1447 Hijriah membawa kebahagiaan bagi 49 keluarga prasejahtera di Kalimantan Barat. 

Melalui program Light Up The Dream (LUTD), PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat menyalakan sambungan listrik gratis secara serentak di sejumlah wilayah.

Kegiatan dipusatkan di Desa Setapuk Besar, Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang, Rabu (3/3/2026). Bagi sebagian orang, listrik mungkin hal biasa. 

Namun bagi Jeki (23), seorang buruh tani di desa tersebut, cahaya lampu yang baru menyala di rumahnya menjadi momen tak terlupakan.

Mata Jeki berkaca-kaca saat lampu di rumah sederhana berdinding papan itu akhirnya menerangi ruang keluarga mereka.

Selama tiga tahun terakhir, Jeki dan keluarganya harus menumpang listrik dari tetangga hanya untuk menyalakan lampu pada malam hari. Kini, di bulan Ramadan yang penuh berkah, rumahnya akhirnya memiliki sambungan listrik sendiri.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Sekarang rumah saya sudah terang dengan listrik sendiri. Ini sangat membantu. Saya juga bisa mulai usaha kecil pengolahan talas dari rumah. Terima kasih kepada pegawai PLN atas kepeduliannya,” ujar Jeki.

Program Light Up The Dream merupakan gerakan sosial yang diinisiasi pegawai PLN sejak 2020 melalui donasi sukarela. Para pegawai menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu keluarga prasejahtera mendapatkan sambungan listrik secara mandiri.

Hingga kini, lebih dari 1.177 keluarga di Kalimantan Barat telah menerima manfaat listrik gratis melalui program tersebut. Lurah Setapuk Besar, Supriadi, mengapresiasi kepedulian PLN yang membantu warganya memperoleh akses listrik.

“Atas nama warga Setapuk Besar, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN. Listrik ini tidak hanya menerangi rumah warga, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan produktivitas masyarakat, terutama menjelang Idulfitri,” ujar Supriadi.

General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, mengatakan program Light Up The Dream merupakan wujud kepedulian sosial insan PLN kepada masyarakat.

Ia menegaskan, program ini bukan sekadar penyambungan listrik gratis. Ini adalah gerakan kepedulian yang lahir dari semangat gotong royong pegawai PLN. 

"Kami ingin listrik hadir untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi keluarga prasejahtera,” ujarnya.

Menurut Maria, akses listrik menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan listrik yang andal dan mandiri, keluarga penerima manfaat dapat menjalankan aktivitas rumah tangga dengan lebih nyaman sekaligus mengembangkan usaha produktif dari rumah.

“Semoga langkah kecil ini membawa keberkahan di bulan Ramadan dan memberi harapan baru bagi masyarakat untuk kehidupan yang lebih baik,” tutupnya.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar