Bupati Ketapang Titip Aspirasi Infrastruktur ke Komisi V DPR RI
KETAPANG, insidepontianak.com – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menyampaikan langsung aspirasi pembangunan infrastruktur kepada Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus. Aspirasi itu tidak dibawa setengah-setengah. Semuanya dihimpun dalam satu proposal utuh.
Penyerahan dilakukan di sela pertemuan santai. Ngopi bareng, suasana cair. Namun isi pembicaraan tetap serius dan terukur. Usulan yang disampaikan bertumpu pada tiga poin strategis.
Pertama, perubahan status sejumlah ruas jalan menjadi jalan nasional. Kedua, penanganan infrastruktur jalan strategis di Kabupaten Ketapang. Ketiga, usulan penanganan jalan kabupaten melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun 2027.
Untuk perubahan status jalan nasional, beberapa ruas yang diusulkan antara lain Pelang–Sungai Kepuluk sepanjang 32,50 kilometer, Sungai Kepuluk–Batu Tajam 35,34 kilometer.
Kemudian Jalan Nanga Tayap (Simpang Betenung)–Tumbang Titi 36,50 kilometer, Sungai Awan Kiri–Tanjungpura 24,60 kilometer, Tanjungpura–Tanah Merah 31,77 kilometer, Sumber Periangan–Tanjung Medan 23,81 kilometer, Sandai–Tanjung Medan 30,46 kilometer, serta Simpang Dua–Perawas 35,98 kilometer.
Ruas-ruas ini dinilai strategis. Sebab menghubungkan jaringan jalan kabupaten, provinsi, hingga nasional. Perannya vital bagi kawasan industri, pertanian, dan logistik.
Selain itu, penanganan infrastruktur jalan juga diusulkan pada ruas prioritas lain. Di antaranya Sandai–Senduruhan, Sedawak–Sukaraja, Tanjung–Periangan, Penyiuran–Deranuk, Jembatan Kelampai–Sukaraja, Satong–Laman Satong, serta Balai Berkuak–Meraban.
Ruas-ruas jalan ini ini menjadi penopang utama aksesibilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Melalui Inpres Jalan Daerah Tahun 2027, pemerintah pusat diharapkan hadir lebih nyata.
Dukungan diarahkan pada jalan kabupaten di berbagai kecamatan, termasuk Entinap–Mungguk Meranang, Taha–Loko, serta ruas prioritas lain yang selama ini menjadi urat nadi pergerakan warga dan distribusi hasil produksi daerah.
Aspirasi tersebut dinilai sejalan dengan arah kebijakan Asta Cita dalam RPJMN 2025–2029. Fokusnya pada penguatan konektivitas wilayah, pemerataan pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.
Lasarus dikenal konsisten memperjuangkan kepentingan daerah. Fokusnya mencakup infrastruktur, transportasi, perumahan, pembangunan desa, hingga kebencanaan.
Putra daerah Kalimantan Barat ini telah empat periode menjadi anggota DPR RI dan dua periode memimpin Komisi V. Rekam jejak panjang yang menunjukkan kepercayaan dan dedikasi.
Dalam pertemuan itu, satu kesepahaman mengemuka. Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Ia menuntut sinergi pemerintah daerah, DPR RI, dan pemerintah pusat.
Melalui komunikasi yang terjaga dan kolaborasi yang kuat, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Ketapang dan Kalimantan Barat diharapkan terus bergerak, lebih merata, dan berkelanjutan.***
Penulis : Fauzi
Editor : -
Tags :

Leave a comment