Jembatan Karab Resmi Difungsikan, Pangkas Akses Ketapang–Kayong Utara

3 Maret 2026 15:13 WIB
Bupati Ketapang Alexander Wilyo meresmikan jembatan Karab di Desa Mekar Raya, Kecamatan Simpang Dua, Kabupaten Ketapang/IST

KETAPANG, insidepontianak.com – Bupati Ketapang Alexander Wilyo meresmikan jembatan Karab yang berlokasi di Desa Mekar Raya, Kecamatan Simpang Dua, Senin (2/3/2026).

Peresmian ini menandai rampungnya infrastruktur krusial pada ruas jalan kabupaten Simpang Dua–Perawas yang menjadi urat nadi penghubung Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara (KKU).

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengatakan keberadaan Jembatan Karab merupakan bagian penting dari jalur alternatif tercepat menuju Kota Ketapang dari arah utara.

Dengan difungsikannya jembatan tersebut, jarak tempuh warga dari Kecamatan Simpang Dua, Simpang Hulu, dan Sungai Laur menuju pusat kota kini menjadi lebih singkat dan efisien, termasuk mobilitas dari arah Kota Pontianak.

“Jembatan yang sejak lama menjadi harapan masyarakat akhirnya dapat terwujud. Saya mengetahui persis bagaimana perjuangannya karena ikut mengawal proses ini sejak awal. Meski fisiknya telah selesai tahun lalu, baru tahun ini dapat diresmikan agar manfaatnya segera dirasakan secara luas,” ujar Alexander disela sela kegiatannya.

Ia menegaskan, pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan wujud perjuangan bersama untuk membuka keterisolasian wilayah dan memperkuat konektivitas antar daerah. Jalur Simpang Dua–Perawas selama ini menjadi akses strategis distribusi barang dan mobilitas masyarakat antara Ketapang dan Kayong Utara.

Secara fungsi, Jembatan Karab diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kelancaran arus barang, distribusi hasil pertanian, serta kemudahan akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan.

Dengan waktu tempuh yang lebih pendek, biaya transportasi masyarakat juga diyakini dapat ditekan secara signifikan.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun.

“Saya berharap kepada seluruh warga, khususnya Kepala Desa Mekar Raya, agar jembatan ini dijaga dan dirawat bersama-sama. Ini adalah aset daerah yang harus kita pelihara demi kelancaran aktivitas dan peningkatan ekonomi masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar di berbagai wilayah guna memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat desa. (*)


Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar