Kekompakan Bupati dan Wabup Ketapang Dipuji, Pembangunan Infrastruktur Berporgres

14 April 2026 17:04 WIB
Bupati Ketapang Alexander Wilyo berkunjung ke kediaman Wakil Bupati Ketapang Jamhuri. (Istimewa)

KETAPANG, insidepontianak.com – Kekompakan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, Alexander Wilyo-Jamhuri Amir, menuai apresiasi.

Sinergi keduanya dinilai memberi dampak nyata terhadap pembangunan di tengah tantangan efisiensi anggaran.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ketapang, Faisal Maksum bahkan melihat, kerja sama bupati dan wakil bupati berjalan baik di tengah tantangan efisiensi anggaran.

Salah satu yang mulai terlihat adalah pembangunan infrastruktur. Perbaikan Jalan Pelang misalnya.

“Saya beberapa kali melintas di jalan tersebut. Sekarang lebih lancar. Aktivitas masyarakat terbantu, ekonomi juga ikut bergerak,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Menurut Faisal, kondisi daerah yang aman dan kondusif turut mendukung kelancaran pembangunan.

Penilaian serupa disampaikan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Ketapang, Heronimus Tanam. Ia menilai sinergi kepala daerah membuat program pembangunan berjalan lebih optimal.

“Kami melihat keduanya tetap sejalan sehingga program pembangunan terlaksana dengan lancar,” katanya.

Heronimus juga tak sepakat dengan anggapan bahwa peran wakil bupati kurang terlihat. Menurutnya, pembagian tugas justru menjadi kekuatan.

“Wakil Bupati memahami perannya sebagai politisi, sementara Bupati berlatar belakang birokrasi. Ini kombinasi yang saling melengkapi,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan masa kepemimpinan yang baru berjalan sekitar satu tahun belum cukup untuk menilai keberhasilan secara menyeluruh.

“Apalagi di tengah keterbatasan anggaran,” lanjutnya.

Namun, sejumlah langkah progresif dinilai mulai tampak, termasuk kolaborasi dengan pihak perusahaan dalam membangun akses jalan yang krusial.

Sementara itu, tokoh masyarakat Ketapang, Abdulbad A. Rani, menilai sinergi kepala daerah berjalan sesuai tugas dan fungsi serta sejalan dengan visi pembangunan.

Ia juga melihat kekompakan tersebut tercermin dalam berbagai kegiatan pemerintahan, termasuk rapat-rapat yang berlangsung dengan koordinasi baik.

Meski anggaran terbatas, arah pembangunan—terutama infrastruktur—dinilai tetap berada di jalur yang tepat.

Abdulbad menekankan pentingnya sinergi antar—Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menentukan prioritas pembangunan.

Ia mengingatkan, masyarakat tidak hanya membutuhkan infrastruktur, tetapi juga peluang usaha dan lapangan kerja.

“Media juga menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat,” tambahnya.***


Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar