Jembatan di Singkup Ketapang Ambruk Dilintasi Excavator, Akses Warga Terputus

20 April 2026 12:48 WIB
Jembatan di Kecamatan Singkup, Kabupaten Ketapang, ambruk dilintasi excavator.

KETAPANG, insidepontianak.com — Jembatan di Kecamatan Singkup, Kabupaten Ketapang, ambruk setelah dilintasi excavator. Akses utama warga terputus.

Dampak kerusakan infrastruktur itu langsung terasa. Warga kesulitan menuju layanan kesehatan dan sekolah.

Ketua Adat Melayu Kecamatan Singkup, Pulwansyah, meminta pihak pengguna alat berat itu bertanggung jawab. Perbaikan harus segera dilakukan.

Sebab, jembatan itu merupakan akses vital. Menghubungkan Puskesmas Singkup dengan PKS Bukit Palem. Juga menjadi jalur utama pelajar menuju SMP Negeri 1 dan SMA Negeri 1 Singkup.

“Akibat kerusakan ini, warga harus memutar. Jarak tempuh bertambah sekitar 15 hingga 20 kilometer,” ujarnya.

Sementara ini, warga bergotong royong memperbaiki jalur alternatif. Akses darurat hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua.

Pemerintah Kabupaten Ketapang diminta segera turun tangan. Bupati diharapkan menegur perusahaan agar memperbaiki jembatan.

“Kami berharap jembatan segera diperbaiki agar aktivitas warga kembali normal,” tegasnya.

Menurutnya, penggunaan jembatan sebelumnya sudah dibahas dalam rapat. Melibatkan pemerintah desa, kecamatan, dan koperasi pengguna alat berat. Ada ketentuan teknis yang disepakati.

Namun ketentuan itu tidak dijalankan. Alat berat tetap melintas. Jembatan akhirnya ambruk.

“Sebagai perwakilan masyarakat, kami kecewa. Hasil rapat tidak diindahkan,” katanya.

Hingga kini, warga masih menunggu langkah konkret dari perusahaan dan pemerintah daerah.***


Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar