Bupati Ketapang: MTQ XXXIV Kalbar Harus Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Kerukunan

4 Agustus 2026 16:59 WIB
Gubernutr Ria Norsan dan istri bersama Bupati Ketapang Alexander Wilyo dan istri saat MTQ XXXIV Kalbar

KAYONG UTARA, insidepontianak.com -  Bupati Ketapang Alexander Wilyo menegaskan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat harus menjadi momentum memperkuat persatuan dan merawat kerukunan masyarakat di tengah keberagaman yang dimiliki Bumi Khatulistiwa.

Pernyataan itu disampaikan Alexander usai menghadiri pembukaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Minggu (2/8/2026).

MTQ XXXIV dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan dan dihadiri para kepala daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta kafilah dari 14 kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat.

Menurut Alexander, MTQ tidak boleh dimaknai hanya sebagai ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan juga sebagai sarana menanamkan nilai-nilai kejujuran, keadilan, persaudaraan, kasih sayang, dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Semangat MTQ harus mampu memperkokoh persatuan masyarakat Kalimantan Barat. Nilai-nilai Al-Qur’an mengajarkan kejujuran, keadilan, kasih sayang, dan saling menghormati. Nilai itulah yang menjadi fondasi membangun daerah yang damai dan harmonis,” ujarnya.

Ia menilai keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat yang ada di Kalimantan Barat merupakan kekuatan besar yang harus terus dijaga melalui semangat kebersamaan.

“Kerukunan adalah modal utama pembangunan. Karena itu, semangat MTQ harus menginspirasi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat toleransi,” katanya.

Selain itu, Alexander memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kayong Utara yang dinilai berhasil menyelenggarakan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat sebagai tuan rumah.

Ia berharap seluruh peserta, khususnya Kafilah Kabupaten Ketapang, dapat mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan membawa nama baik daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Alexander juga mengajak masyarakat mengunjungi Stand Kabupaten Ketapang yang menampilkan berbagai potensi daerah. Stand tersebut menghadirkan kuliner khas seperti ketupat colet, serundeng, dan amplang, serta produk UMKM, kerajinan, batik khas Ketapang, hingga batu permata kecubung asal Kecamatan Manis Mata.

Menurutnya, kehadiran stand tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya, potensi ekonomi, dan pariwisata Kabupaten Ketapang kepada masyarakat Kalimantan Barat melalui momentum penyelenggaraan MTQ. (*)


Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar