Karhutla di Pelang Ketapang Renggut Satu Nyawa

5 Agustus 2026 09:57 WIB
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pelang, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. (Istimewa)

KETAPANG, insidepontianak.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pelang, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, merenggut satu korban jiwa pada Selasa (4/8/2026) malam. 

Seorang pria bernama Taufik Hidayat (26), warga Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan, ditemukan dengan kondisi tubuh hangus setelah diduga terjebak di lokasi kebakaran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga berusaha menerobos Jalan Poros Sungai Pelang–Tumbang Titi yang saat itu dilanda kebakaran. 

Kepulan asap tebal yang menyelimuti ruas jalan diduga mengurangi jarak pandang sehingga korban tidak dapat menyelamatkan diri dan terjebak di tengah kobaran api.

Setelah korban dilaporkan hilang, tim gabungan dari petugas pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang, dan unsur terkait melakukan pencarian. 

Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, kemudian dievakuasi ke rumah sakit di Kabupaten Ketapang untuk proses penanganan lebih lanjut.

"Usia korban 26 tahun, kelahiran tahun 2000," kata Kapolsek Matan Hilir Selatan, AKP Sigunari.

Selain menelan korban jiwa, kebakaran tersebut juga menghanguskan satu unit sepeda motor yang diduga digunakan korban saat melintas di lokasi kejadian. Dalam peristiwa yang sama, satu orang lainnya berhasil selamat. 

"Korban selamat atas nama Daryono (60 tahun), warga Tumbang Titi," ujar Koordinator SAR Ketapang, Ayub.

Rekaman video yang diterima memperlihatkan kobaran api membesar dan melalap lahan di sepanjang kawasan Jalan Poros Sungai Pelang–Tumbang Titi. 

Hingga kini, pemadaman masih berlangsung. Masyarakat diimbau tidak memaksakan diri melintasi jalur yang terdampak kebakaran hingga kondisi dinyatakan aman oleh petugas.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran maupun kronologi lengkap peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang.***


Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar