Kubu Raya Jadi Daerah dengan Titik Panas Terbanyak di Kalbar

28 Januari 2026 12:32 WIB
Infografis BMKG Kalbar. (IST)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Kabupaten Kubu Raya tercatat sebagai wilayah dengan jumlah titik panas (hotspot) terbanyak di Kalimantan Barat. 

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per Selasa (27/1/2026) menunjukkan, dari total 47 hotspot yang terdeteksi di Kalbar, 23 di antaranya berada di Kubu Raya.

Titik panas tersebut terpantau menggunakan sensor VIIRS dan MODIS pada satelit polar.  Hotspot di Kubu Raya terdeteksi dengan tingkat kepercayaan rendah satu, menengah 21, dan tinggi satu, hal itu mengindikasikan adanya peningkatan suhu permukaan dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di wilayah rawan gambut.

Kondisi ini memperkuat status kewaspadaan karhutla di Kubu Raya, meski berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, sebagian besar wilayah Kalbar masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang hingga awal Februari 2026. 

BMKG menilai hujan yang bersifat lokal dan tidak merata belum cukup efektif untuk menekan risiko karhutla secara menyeluruh.

Ancaman karhutla di Kubu Raya juga beriringan dengan menurunnya kualitas udara. 

Pemantauan BMKG pada 27 Januari 2026 mencatat konsentrasi maksimum harian PM2.5 di Kecamatan Sungai Raya mencapai 197,3 mikrogram per meter kubik, masuk kategori sangat tidak sehat. 

Kondisi ini berpotensi berdampak pada kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan.

BMKG mengimbau pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta melakukan langkah pencegahan dini guna menghindari meluasnya karhutla dan memburuknya kualitas udara di Kubu Raya. (Greg)


Penulis : Gregorius
Editor : Wati Susilawati

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar