Kualitas Udara Tak Sehat, Dinkes Kubu Raya Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
KUBU RAYA, insidepontianak.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kubu Raya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan menyusul kualitas udara tak sehat akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Saya mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Kubu Raya untuk tetap menjaga kesehatan di tengah kualitas udara yang tidak baik," imbau Kepala Dinkes Kubu Raya, Wan Iwansyah, Kamis (29/1/2026).
Ia meminta, masyarakat agar memilih waktu yang relatif lebih aman untuk beraktivitas di luar rumah. Sebab, kondisi kualitas udara biasanya memburuk pada waktu-waktu tertentu, terutama sore dan malam hari.
“Waktu-waktu seperti itu sebaiknya dihindari,” kata Iwansyah.
Ia menekankan, kelompok masyarakat yang memiliki faktor risiko sensitif terhadap paparan asap, seperti balita, lansia, ibu hamil, serta penderita gangguan pernapasan, agar sebisa mungkin mengurangi aktivitas di luar rumah.
“Kalau memang tidak perlu keluar rumah, sebaiknya tetap di rumah. Namun jika terpaksa keluar, gunakan masker paling tidak untuk mengurangi paparan asap,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemantauan BMKG Kalbar, ia mengungkapkan, bahwa kualitas udara di Kubu Raya saat ini sudah berada pada kategori tidak sehat atau berwarna merah.
“Kalau kita lihat hari ini, kualitas udara sudah merah,” ujarnya.
Di samping itu, Iwansyah mengingatkan, masyarakat untuk segera memeriksakan kesehatan ke fasilitas layanan kesehatan terdekat, apabila mengalami gangguan pernapasan atau keluhan kesehatan lainnya.
“Puskesmas kita siap 24 jam. Jadi tidak usah ragu dan tidak usah takut, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” tegasnya.
Iwansyah memastikan, bahwa pihaknya tetap melakukan pemantauan secara ketat. Meski, berdasarkan data pemantauan mingguan, hingga minggu kedua belum ditemukan lonjakan kasus penyakit akibat kabut asap yang signifikan, seperti ISPA.
“Kita punya sistem kewaspadaan atau early warning system untuk penyakit-penyakit yang berpotensi wabah," tutur Iwansyah.
"Kalau nanti ada lonjakan kasus tinggi, kita akan lakukan intervensi sesegera mungkin,” tambahnya.
Selain itu, ia juga memastikan kesiapan layanan kesehatan, termasuk ketersediaan bahan medis habis pakai dan obat-obatan di seluruh Puskesmas.
“Untuk kondisi sekarang, pelayanan yang dibutuhkan tidak ada masalah. Stok obat-obatan masih aman," katanya.
Ia menyebut, telah mengantisipasi dengan mengimbau seluruh Puskesmas di Kubu Raya agar menjaga ketersediaan stok.
"Jika terjadi kekurangan, segera dilaporkan,” pungkasnya. (Greg)
Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment