Diduga Dipicu Tumpukan Busa, Gudang di Kawasan Pabrik Olympic Kubu Raya Terbakar

4 Maret 2026 13:29 WIB
Anggota damkar saat berjibaku memadamkan api yang meludeskan bangunan di kawasan Pabrik Olympic, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, Selasa (3/3/2026) malam.

KUBU RAYA, insidepontianak.com - Kebakaran yang melanda gudang produksi kasur di kawasan Pabrik Olympic milik PT Putra Borneo Barat, Jalan Adisucipto, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, Selasa (3/3/2026) malam, diduga dipicu api dari tumpukan busa produksi di dalam gudang. 

Meski bangunan ludes terbakar, peristiwa ini dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.

Sebelumnya, asap hitam pekat yang membumbung tinggi sempat membuat panik karyawan dan warga sekitar kawasan industri. 

Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah tim pemadam kebakaran berjibaku melakukan pemadaman selama lebih dari satu jam.

Kapolsek Sungai Raya AKP Hariyanto, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 18.50 WIB melalui kamera pengawas (CCTV) gudang produksi.

“Saksi yang merupakan karyawan melihat kepulan asap melalui monitor CCTV, kemudian langsung melakukan pengecekan ke lokasi,” kata Hariyanto, Rabu (4/3/2026).

Ia mengungkapkan, saat tiba di dalam gudang, api diketahui telah merambat pada tumpukan balokan busa hasil produksi kasur. 

Upaya pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sempat dilakukan, namun api cepat membesar karena material mudah terbakar.

Tim pemadam kebakaran yang tiba kemudian bergegas melakukan lokalisasi agar api tidak merembet ke bangunan lain di kawasan pabrik.

“Api berhasil dipadamkan pada pukul 20.15 WIB dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tegasnya.

Hingga kini, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. 

Dugaan sementara, sumber api berasal dari area tumpukan busa di dalam gudang produksi.

"Kerugian materiil masih didata oleh pihak perusahaan," ucapnya.

Pasca insiden, Hariyanto mengimbau perusahaan yang menggunakan bahan mudah terbakar agar meningkatkan standar keselamatan kerja.

"Termasuk pengecekan instalasi listrik secara berkala serta kesiapan alat pemadam kebakaran," pesannya.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi kawasan industri untuk memperkuat sistem pencegahan kebakaran, terutama pada gudang produksi dengan material berisiko tinggi. (Greg)


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar