Lonjakan Penumpang Lebaran Mulai Terlihat, Bandara Supadio Prediksi 11 Ribu Lebih Pemudik di Puncak Arus Mudik
KUBU RAYA, insidepontianak.com - Aktivitas mudik Lebaran 2026 di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kubu Raya diprediksi mengalami lonjakan.
Pihak bandara memperkirakan jumlah penumpang pada puncak arus mudik mencapai lebih dari 11 ribu orang dalam sehari.
Branch Communication dan CSR Department Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Supadio, M. Joko Wahyudi, mengatakan peningkatan pergerakan penumpang tahun ini diperkirakan naik sekitar tiga persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Untuk puncak arus mudik diprediksi meningkat sebesar 3 persen atau sekitar 11.835 penumpang,” kata Joko, Jumat (13/3/2026).
Menurutnya, lonjakan tersebut diperkirakan terjadi pada 19 Maret 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Sementara arus balik juga diprediksi mengalami peningkatan serupa. Dan diperkirakan terjadi 7 hari setelah Idulfitri atau 28 Maret 2026.
“Jumlah penumpang diperkirakan sekitar 10.610 orang, naik sekitar 3 persen juga,” jelasnya.
Joko menjelaskan, prediksi kenaikan penumpang bukan tanpa dasar. Pasalnya, pihak bandara memantau tren pembelian tiket yang mulai meningkat sejak awal Maret.
“Kita melihat dari penjualan tiket, kemudian juga momentum libur sekolah yang berbarengan dengan Lebaran. Itu menjadi indikator utama peningkatan penumpang,” katanya.
Selain itu, karakter masyarakat Pontianak yang memiliki mobilitas tinggi ke luar daerah turut memengaruhi tingginya angka perjalanan udara saat Lebaran.
“Pontianak ini banyak mahasiswa dan juga masyarakat perantau, jadi pergerakan mudiknya cukup tinggi setiap tahun,” tambahnya.
Mengantisipasi lonjakan penumpang, sejumlah maskapai telah mengajukan penerbangan tambahan (extra flight).
“Extra flight yang sudah masuk pengajuan berasal dari Super Air Jet dan Pelita Air, mulai tanggal 13 sampai 19 Maret,” ungkap Joko.
Total terdapat sekitar lima penerbangan tambahan dengan tujuan kota-kota favorit, di antaranya; Jakarta, Surabaya, Ketapang, Yogyakarta, dan Batam.
“Jogja termasuk yang paling banyak diminati,” ucapnya.
Bandara Siapkan Posko Terpadu
Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Supadio Pontianak, Maya Damayanti, memastikan kesiapan operasional telah dilakukan untuk menghadapi lonjakan penumpang tersebut.
“Kami sudah menyiapkan fasilitas, peralatan, serta personel untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran,” kata Maya.
Ia menegaskan, keberhasilan pelayanan mudik bergantung pada sinergi seluruh instansi di lingkungan bandara.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Ada dukungan dari TNI, Polri, Karantina, Bea Cukai, Imigrasi, maskapai hingga ground handling,” jelas Maya.
Bandara Supadio juga mendirikan satu posko terpadu di area terminal sebagai pusat koordinasi pelayanan.
“Posko terpadu ditempatkan di tengah terminal dan melibatkan seluruh stakeholder bandara agar koordinasi lebih cepat,” katanya.
Selain kesiapan operasional, Angkasa Pura Indonesia juga memberikan diskon tarif layanan bandara sebesar 50 persen selama periode mudik dan balik Lebaran.
“Kami berharap pengurangan biaya layanan ini dapat membantu menekan tarif tiket pesawat sehingga masyarakat lebih terbantu,” tutup Maya. (Greg)
Penulis : Gregorius
Editor : -
Tags :

Leave a comment