Warga Padati Open House Idulfitri Bupati Sujiwo, Silaturahmi Tanpa Sekat

23 Maret 2026 13:34 WIB
Ribuan warga memadati kediaman Bupati Kubu Raya, Sujiwo untuk bersilaturahmi lebaran dalam suasana hangat dan terbuka, Senin (23/3/2026). (Istimewa)

KUBU RAYA, insidepontianak.com - Ribuan warga memadati kediaman Bupati Kubu Raya, Sujiwo untuk bersilaturahmi dalam suasana hangat dan terbuka, Senin (23/3/2026).

Open house Idulfitri yang digelar itu, tak hanya menjadi ajang jamuan Lebaran, tetapi juga momentum kebersamaan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. 

Panitia bahkan menyiapkan sekitar 30 ribu porsi makanan guna mengantisipasi lonjakan pengunjung yang datang sejak pagi hingga malam hari. 

Beragam menu tradisional disajikan dan dapat dinikmati bebas oleh masyarakat tanpa pembatasan. Ada Siomay, Bakso, Nasi Goreng, Mie Tiaw dan lainnya.

Sujiwo menyebut, kegiatan tersebut sebagai silaturahmi Idulfitri, tradisi yang telah lama ia lakukan bahkan sebelum menjabat kepala daerah.

“Saya tidak ingin ada jarak antara pimpinan dengan masyarakat. Momentum Idulfitri ini kita manfaatkan untuk mempererat persaudaraan,” ujarnya.

Dekat dengan Pemimpin

Antusiasme warga terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Salah satu warga Kubu Raya, Gusti Muhal misalnya, ia mengaku kegiatan tersebut mencerminkan kedekatan pemimpin dengan masyarakat.

“Pak Jiwo ini sangat memasyarakat. Ketika ada persoalan warga, respon beliau cepat dan tepat,” katanya.

Menurutnya, kebersamaan dalam open house juga menjadi simbol persatuan masyarakat Kubu Raya yang terdiri dari berbagai latar belakang etnis. Di antaranya, ada Dayak, Tionghoa, Jawa, Madura, Bugis, Melayu, dan lainnya.

“Ini potensi besar untuk mengembangkan adat budaya. Harapannya semua bisa bersatu membangun budaya ke depan,” ujarnya.

Ia berharap, kepemimpinan daerah ke depan tetap mempertahankan pola kerja yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap pengelolaan daerah tetap seperti sekarang, tanggap cepat. Masyarakat sangat mendukung beliau,” tambahnya.

Selain itu, Sujiwo juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan mengingat jumlah tamu yang mencapai puluhan ribu orang. Ia berharap momen Lebaran menjadi penguat persatuan masyarakat sebagai modal pembangunan daerah.

“Persatuan dan kesatuan adalah modal utama untuk membangun daerah ini. Mari jadikan Idulfitri sebagai momentum mempererat persaudaraan,” pungkasnya.***


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar