Infrastruktur Sekolah di Kubu Raya Masih Banyak Rusak, DPRD Desak Perbaikan Serius
KUBU RAYA, insidepontianak.com – Infrastruktur pendidikan di Kabupaten Kubu Raya masih jauh dari ideal. Banyak sekolah masih mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kubu Raya, awal tahun 2025 sebanyak 56 persen sekolah di Kubu Raya berada dalam kondisi rusak.
Rinciannya, kerusakan sekolah tingkat SMP mencapai 54 persen, sedangkan SD mencapai 58 persen. Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Jainal Abidin meminta masalah ini jadi perhatian serius pemerintah karena pendidikan merupakan amanat konstitusi.
Menurutnya, pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten memiliki tanggung jawab bersama untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan.
“Masih banyak bangunan sekolah yang memprihatinkan,” tegas Jainal kepada insidepontianak.com, Jumat (8/5/2026).
Ia menilai, kondisi bangunan sekolah yang rusak dapat memengaruhi kenyamanan dan kualitas belajar siswa. Selain infrastruktur, Jainal juga menyoroti kekurangan tenaga pengajar akibat banyak guru memasuki masa pensiun.
“Harus segera dicarikan solusi,” kata Ketua DPC PKB Kubu Raya itu.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kubu Raya, Sy Muhammad Firdaus mengatakan, pemerintah daerah telah melakukan sejumlah perbaikan sepanjang 2025 melalui program revitalisasi dari kementerian maupun dukungan APBD.
Hasilnya, angka sekolah rusak di Kubu Raya disebut turun menjadi 46 persen pada akhir 2025.
“Tahun 2026 ini kembali kita coba lakukan perbaikan,” kata Firdaus.
Ia menambahkan, pihaknya terus mengusulkan program revitalisasi sekolah ke pemerintah pusat. Pemkab Kubu Raya menargetkan angka kerusakan sekolah turun hingga di bawah 40 persen pada akhir 2026.***
Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment