DPRD Kalbar Akan Panggil Dinas Terkait Usut Anjloknya Harga Kelapa di Batu Ampar

13 Mei 2026 15:39 WIB
Anggota DPRD Kalimantan Barat, Agus Sudarmansyah/IST

KUBU RAYA, insidepontianak.com - Anjloknya harga kelapa di Kecamatan Batu Ampar, Kubu Raya, mendapat sorotan DPRD Kalimantan Barat. 

Anggota DPRD Kalbar, Agus Sudarmansyah menyebut pihaknya akan memanggil dinas terkait untuk mengusut penyebab turunnya harga kelapa di Batu Ampar.

Menurut Agus, harga kelapa sangat dipengaruhi kondisi pasar global, sebab menjadi salah satu komoditas ekspor.

“Jadi ketika harga internasional turun, tentu berdampak juga terhadap harga di tingkat lokal,” kata Agus kepada insidepontianak.com, Rabu (13/5/2026).

Namun, Agus mengungkapkan, bahwa ia belum dapat memastikan, apakah penurunan harga yang terjadi saat ini murni dipicu pasar internasional atau ada faktor lain di lapangan.

“Kita belum tahu pasti apakah memang faktor pasar global atau ada faktor lainnya," ujar Dewan dapil Kubu Raya-Mempawah itu.

Karena itu, ia berencana, ke depan akan menggelar rapat bersama dinas perdagangan serta dinas perkebunan dan pertanian untuk membahas persoalan tersebut.

"Nanti akan kita bahas bersama dinas terkait untuk melihat apa yang menyebabkan harga kelapa dalam ini turun,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, petani kelapa di Batu Ampar mengeluhkan harga jual yang terus merosot. 

Harga kelapa bulat kini hanya sekitar Rp1.300 per butir, sedangkan biaya panen dan upah pemanjat terus meningkat.

Akibatnya, banyak petani mengaku kesulitan menutup biaya produksi. 

Bahkan, sebagian hasil panen terpaksa ditumpuk di kebun karena minim pembeli dan distribusi ke perusahaan penampung tersendat. (Greg)


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar