MBG Belum Menyentuh Seluruh Kelompok Rentan, Dinkes Kubu Raya Belum Bisa Ukur Dampaknya terhadap Stunting
KUBU RAYA, insidepontianak.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi salah satu upaya mempercepat penurunan stunting belum sepenuhnya menyasar kelompok paling rentan di Kabupaten Kubu Raya.
Akibatnya, dampak program tersebut terhadap penurunan angka stunting masih belum dapat diukur secara pasti.
Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Wan Iwansyah, mengatakan kelompok 3B yang terdiri dari bayi, balita, dan ibu menyusui hingga kini belum seluruhnya menerima manfaat program MBG.
Padahal, kelompok tersebut merupakan sasaran utama dalam upaya pencegahan stunting yang terjadi pada masa 1.000 hari pertama kehidupan anak.
“Belum 100 persen sasaran 3B mendapatkan asupan dari program MBG. Karena itu kami belum bisa melihat hubungan langsung antara MBG dengan penurunan angka stunting,” kata Wan Iwansyah kepada insidepontianak.com, Rabu (24/6/2026).
Ia menjelaskan, keberhasilan penanganan stunting tidak bisa dinilai dalam waktu singkat.
Selain membutuhkan intervensi gizi yang berkelanjutan, pemerintah juga memerlukan data survei resmi untuk mengukur perubahan prevalensi stunting.
Berdasarkan data Dinkes Kubu Raya, survei prevalensi stunting mencapai 30,2 persen pada 2024, naik dibandingkan 25,4 persen pada 2023.
Meski demikian, Wan menilai, efek lain dari pelaksanaan MBG, salah satunya partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu.
Banyak orang tua yang sebelumnya jarang membawa anaknya ke posyandu kini mulai rutin datang untuk mendapatkan manfaat program sekaligus memeriksakan kondisi kesehatan anak.
“Posyandu menjadi lebih hidup. Anak-anak yang datang tidak hanya menerima makanan bergizi, tetapi juga mendapat pemantauan tumbuh kembang, imunisasi, edukasi gizi dan layanan kesehatan lainnya,” ungkapnya.
Menurut Wan, kondisi itu menjadi nilai tambah yang berpotensi mendukung upaya penurunan stunting dalam jangka panjang.
Namun untuk memastikan pengaruh MBG terhadap prevalensi stunting, pemerintah masih menunggu hasil survei yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga November tahun ini.
“Hasil survei nanti yang akan menjawab apakah MBG berkontribusi terhadap penurunan stunting atau belum. Saat ini yang terlihat baru dampak positif terhadap peningkatan kunjungan ke posyandu,” tutupnya. (Greg)
Penulis : Gregorius
Editor : -
Tags :

Leave a comment