PLN Gercep Pulihkan Ganguan Listrik di Tanjung Raya, Kabel Grounding Diduga Dicuri
KUBU RAYA, insidepontianak.com – PLN bergerak cepat menangani gangguan jaringan Kabel Tegangan Menengah (SKTM) 20 kV yang memicu pemadaman di wilayah Tanjung Raya, pada Minggu (23/8/2026) malam.
Gangguan mulai terjadi sekitar pukul 19.45 WIB. Awalnya, warga melaporkan insiden kabel terbakar di dekat Jembatan Kapuas 2, Kabupaten Kubu Raya.
Dari laporan tersebut, tim teknis PLN langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan jaringan agar kerusakan tidak meluas.
Saat menyisir sumber masalah, petugas menemukan isolasi kabel SKTM 20 kV rusak, terdapat jejak pemotongan, serta hilangnya material grounding.
Temuan tersebut menguatkan dugaan adanya aksi pencurian kabel yang memicu korsleting hingga membakar lapisan luar jaringan.
Manajer PLN ULP Tanjung Raya, Dian Afrizal, mengungkapkan, dampak hilangnya material grounding praktis melumpuhkan empat penyulang utama.
“Tim segera mengisolasi titik gangguan dan melakukan manuver jaringan agar listrik bisa pulih bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Dian.
Manajer PLN UP3 Mempawah, Abdul Azis, mengecam dugaan sabotase dan pencurian material kelistrikan yang merugikan masyarakat luas.
Ia pun menegaskan, jaringan listrik adalah infrastruktur vital. Aksi pencurian kabel sangat berbahaya dan melanggar hukum.
“Karena itu, kami meminta warga yang melihat aktivitas mencurigakan di sekitar instalasi PLN untuk segera melapor ke pihak berwajib atau via aplikasi PLN Mobile,” imbau Azis.
PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan dan berterima kasih atas dukungan masyarakat selama proses penormalan jaringan berlangsung.***
Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment