Karolin Minta Program CSR Fokus pada Infrastruktur, Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Landak

5 Maret 2026 15:33 WIB
Ilustrasi - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa ketika meninjau perbaikan jalan di Kabupaten Landak/IST

LANDAK, Insidepontianak.com – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, meminta perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Landak mengoptimalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Karolin menegaskan, program CSR tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial atau sekadar laporan administratif, melainkan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Program CSR harus benar-benar dirasakan masyarakat dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Jadi bukan sekadar ada atau sekadar seremonial, tetapi betul-betul menjawab apa yang diperlukan masyarakat saat ini,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Menurut Karolin, salah satu kebutuhan paling mendesak yang dihadapi masyarakat saat ini adalah perbaikan infrastruktur, terutama jalan dan jembatan yang kondisinya masih banyak mengalami kerusakan.

Ia bahkan mencontohkan kondisi jalan nasional yang masih berlubang, termasuk jalur dari Ngabang menuju Sungai Pinyuh yang kerap dikeluhkan masyarakat.

“Kalau kita lihat di lapangan, yang paling penting hari ini adalah infrastruktur. Itu yang paling mahal. Bahkan jalan nasional saja masih banyak yang bolong-bolong,” katanya.

Karolin pun meminta perusahaan, khususnya yang bergerak di sektor perkebunan dan memiliki alat berat, untuk memprioritaskan program CSR pada pembangunan maupun perbaikan infrastruktur jalan.

Ia menilai langkah tersebut juga akan memberikan manfaat langsung bagi perusahaan karena jalan yang diperbaiki turut digunakan untuk aktivitas operasional mereka.

“Bapak ibu yang di bidang perkebunan punya alat berat. Enggak usah dulu bikin program lain, fokus saja bikin jalan atau jembatan. Karena yang lewat juga perusahaan,” tegasnya.

Karolin mengakui kemampuan anggaran pemerintah saat ini masih terbatas untuk memperbaiki seluruh infrastruktur yang rusak. Karena itu, ia berharap dukungan perusahaan melalui program CSR dapat membantu memastikan akses jalan tetap fungsional bagi masyarakat.

“Pemerintah saat ini memang belum sanggup memperbaiki semuanya. Paling tidak jalan dan jembatan tetap bisa dilewati, jangan sampai ada akses yang terputus,” pungkasnya. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar