Dua Anak Tewas Tenggelam Tragis, Diduga Terjebak di Bawah Jembatan Dermaga Kolam Taman Kota Intan Ngabang

24 Maret 2026 20:11 WIB
Kolam Taman Kota Intan untuk sementara dipasangi garis pembatas oleh polisi, Selasa (24/3/2026) siang/IST

LANDAK, Insidepontianak.com - Peristiwa tragis terjadi di kolam Taman Kota Intan Ngabang, Kabupaten Landak, Selasa (24/3/2026) siang. Dua orang anak dilaporkan tenggelam saat bermain di kawasan kolam taman tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kedua anak tersebut diduga terjebak di bagian bawah bangunan dermaga kolam saat tengah bermain bersama temannya.

Salah seorang warga yang ikut melakukan upaya penyelamatan, Yusman, menceritakan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.41 WIB. Saat itu ia sedang berada di sekitar lokasi sebelum tiba-tiba mendapat kabar ada anak yang tenggelam.

“Waktu itu kami lagi makan di dalam, tiba-tiba istri saya memanggil ada yang tenggelam. Saya langsung lompat ke kolam,” ujarnya.

Awalnya Yusman mengira hanya satu anak yang tenggelam. Namun setelah melakukan pencarian di dalam kolam, ia baru mengetahui bahwa ada dua anak yang hilang di dalam air.

“Saya kira satu orang anak. Ternyata dua. Yang satu sempat lama belum ditemukan, jadi saya berusaha mencari lagi sampai akhirnya dapat,” katanya.

Menurut keterangan yang ia terima, saat kejadian ketiga anak tersebut tengah bermain petak umpet di sekitar kolam taman. Satu anak bertugas menjaga, sementara dua lainnya bersembunyi.

“Nah yang dua ini sembunyinya masuk ke bawah kolong bangunan yang ada di kolam itu,” jelasnya.

Diduga kedua korban kemudian mengalami kesulitan keluar dari bawah bangunan tersebut karena masih terdapat rangka dan sisa material konstruksi di bagian bawah dermaga.

“Di bawah bangunan itu masih ada perancah bekas pembangunan, jadi mungkin mereka susah cari jalan keluar,” tambah Yusman.

Ia juga menyebut kedua anak tersebut sebenarnya diketahui bisa berenang. Namun kondisi di bawah bangunan yang sempit dan dipenuhi sisa material diduga membuat mereka tidak bisa keluar dari kolam.

Kolam tempat kejadian sendiri diperkirakan memiliki kedalaman sekitar dada orang dewasa.

Setelah berhasil menemukan kedua korban, Yusman bersama warga lain sempat memberikan pertolongan pertama.

“Kami coba kasih napas buatan dan membalikkan badannya, tapi ternyata anak itu sudah tidak ada lagi,” ujarnya dengan nada sedih.

Proses evakuasi juga dibantu oleh sejumlah personel kepolisian yang saat itu kebetulan berada di sekitar lokasi karena sedang melakukan kegiatan di kawasan taman.

Informasi yang beredar menyebutkan kedua korban merupakan anak-anak yang berasal dari kawasan Pal 2 Ngabang. Namun hingga berita ini diturunkan, identitas resmi korban maupun kronologi lengkap dari pihak berwenang masih belum disampaikan.

Pasca kejadian, area kolam Taman Kota Intan Ngabang langsung ditutup sementara. Aparat kepolisian juga telah memasang garis pembatas di sekitar lokasi untuk mencegah warga mendekat selama proses penanganan berlangsung. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar