Layanan Cuci Darah di RSUD Landak Permudah Pasien Jalani Pengobatan

23 April 2026 15:32 WIB
Dokter di RSUD Landak memeriksa pasien cuci darah. (Istimewa)

LANDAK, insidepontianak.com — Enam tahun terakhir, Markus (52) hidup dalam ritme yang melelahkan. Setiap pekan, ia bolak-balik dari Ngabang ke Pontianak untuk menjalani cuci darah.

Perjalanan itu bukan sekadar jauh. Tapi menguras tenaga, menyita waktu, dan tak memberi ruang untuk benar-benar pulih.

“Kalau badan lagi turun, rasanya makin berat,” kata Markus, Kamis (23/4/2026).

Dalam kondisi tubuh yang tak selalu stabil, perjalanan panjang justru menjadi bagian paling melelahkan. Waktu yang seharusnya dipakai untuk istirahat, habis di jalan.

Namun selama layanan itu belum tersedia di Landak, Markus tetap berangkat, tak peduli seberapa lemah tubuhnya.

Kini, keadaan berubah. Layanan hemodialisa untuk pasien BPJS Kesehatan di RSUD Landak mulai tersedia.

“Sekarang sudah bisa di Landak, jadi tidak perlu lagi pergi jauh setiap kali jadwal,” ujarnya.

Usai terapi, ia tak lagi harus duduk berjam-jam di perjalanan. Tubuh yang lemas kini bisa langsung diistirahatkan.

“Dulu selesai cuci darah masih harus perjalanan jauh. Sekarang bisa langsung pulang,” katanya.

Hal serupa dirasakan Kornelis (37). Ia juga rutin menjalani cuci darah. Bertahun-tahun, ia terbiasa mengatur hidup mengikuti jadwal perjalanan ke luar kota untuk berobat. Setiap kali terapi, hampir satu hari habis di jalan.

“Kalau sudah waktunya, ya tetap berangkat. Mau tidak mau. Tapi waktu banyak habis di perjalanan,” kata Kornelis.

Bagi Kornelis, cuci darah di luar kota yang hilang bukan hanya tenaga, tapi juga waktu terbuang banyak.

Ritme hidupnya jadi sulit diatur. Tapi kini, sejak layanan cuci darah tersedia di Landak, ia mulai merasakan perubahan.

“Sekarang lebih dekat. Waktu bisa diatur. Tidak seharian habis di jalan,” ujarnya.

Jika Markus mendapatkan kembali tenaga, Kornelis mendapatkan kembali waktunya dengan hadirnya layanan berobat yang lebih dekat.

Bagi mereka, hadirnya layanan cuci darah di daerah sendiri bukan sekadar fasilitas. Tapi memotong jarak, mengurangi lelah, dan mengembalikan sebagian hidup yang dulu habis di perjalanan, dan menekan pengeluaran.***


Penulis : Wahyu
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar