DPRD Kalbar Dukung Pergantian Kepala BGN, Harap MBG Semakin Berkualitas
PONTIANAK, insidepontianak.com – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Barat, Prabasa Anantatur, mendukung penuh keputusan Presiden mengganti pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
Langkah tegas ini dinilai sebagai momentum penting untuk mendongkrak kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus memulihkan kepercayaan publik.
“Kita berharap dengan pergantian pimpinan ini, pelaksanaan di lapangan semakin baik dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” kata Prabasa, Kamis (4/6/2026).
Sebagaimana diketahui, pencopotan Dadan Hindayana sebagai pimpinan BGN dan dua wakilnya, Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung, turut disertai dengan penegakan hukum.
Kejaksaan Agung telah resmi menetapkan ketiganya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan anggaran operasional lembaga pangan tersebut.
Prabasa mendukung penuh penegakan hukum tersebut. Kasus ini pun diharapkan menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bagi jajaran pimpinan BGN yang baru.
“Urusan hukum kita serahkan penuh kepada aparat berwenang. Yang terpenting, program pemenuhan gizi untuk anak-anak ini tetap berjalan normal,” tuturnya.
Ia pun menyampaikan sejumlah catatan penting yang wajib segera dibenahi, meliputi carut-marut jalur distribusi MBG, tata kelola manajemen, hingga kualitas makanan.
“Kami berharap kualitas menu makanan pelajar semakin baik. Jangan sampai ada lagi persoalan yang menjadi sorotan negatif publik,” pesannya mengingatkan.
Prabasa memastikan, unsur pimpinan dan anggota DPRD Kalbar akan terus memperketat fungsi pengawasan terhadap realisasi anggaran program MBG di daerah.
DPRD juga membuka ruang koordinasi yang luas dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kejanggalan di lapangan.
“Masyarakat juga harus ikut mengawal jalannya program ini,” ajak legislator senior dari Partai Golkar tersebut secara terbuka kepada publik.
Sinergi pengawasan dari berbagai elemen ini dinilai menjadi kunci utama agar setiap kekurangan teknis di tingkat bawah bisa langsung dideteksi dengan cepat.
“Jika di lapangan nanti ditemukan ada kekurangan, segera sampaikan agar bisa dibenahi demi kebaikan anak-anak Indonesia,” pungkas Prabasa.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -
Tags :

Leave a comment