Sampah Jadi Penyebab Drainase di Kota Ngabang Tersumbat, Ini Kata Pemkab

11 Mei 2026 13:30 WIB
Sampah plastik yang diangkat dari saluran drainase di area pas kota Ngabang/IST

LANDAK, Insidepontianak.com - Kondisi drainase di Kota Ngabang mulai menjadi sorotan setelah sejumlah saluran air terlihat dipenuhi lumpur, sampah plastik, hingga semak liar yang menghambat aliran air.

Di beberapa titik, drainase bahkan tampak mengalami pendangkalan akibat endapan kotoran yang menumpuk dalam waktu lama.

Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab genangan lebih mudah muncul saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

Wakil Bupati Landak, Erani, mengatakan persoalan drainase di Kota Ngabang sebenarnya sudah menjadi perhatian pemkab sejak beberapa tahun terakhir.

Namun upaya penanganan disebut masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan anggaran dan rendahnya kesadaran masyarakat menjaga kebersihan saluran air.

“Ya, drainase di Kota Ngabang sebetulnya ini sudah kita pikirkan sejak beberapa tahun yang lalu. Tapi memang terkendala dengan dana juga dan juga kesadaran masyarakat,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Menurut Erani, banyak saluran drainase yang tidak lagi berfungsi optimal karena dipenuhi sampah dan sedimentasi yang dibiarkan menumpuk dalam waktu lama.

Ia menilai persoalan tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan kepedulian bersama dari masyarakat.

“Harusnya drainase yang dibuat itu jangan dibiarkan sampah menumpuk. Kalau sudah bertahun-tahun kan jadi rumit jadinya. Tapi kalau setiap hari konsisten, nah mungkin tidak akan timbul masalah seperti ini,” katanya.

Ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke saluran air yang dapat memperparah penyumbatan drainase.

“Jadi ini masalah kita bersama. Jadi sama-samalah kita peduli dan menjadi bagian untuk bisa mengantisipasi,” pungkasnya. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : Wati Susilawati

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar