Jembatan 'Mengenaskan' Dusun Jelayan Landak: Nyaris Ambruk hingga Tak Dapat Perhatian Pemda

13 Mei 2026 16:58 WIB
Warga yang kesusahan melewati jembatan kayu yang menghubungkan antara Dusun Jelayan, Kecamatan Meranti dengan Dusun Balai Peluntan, Kecamatan Kuala Behe.

LANDAK, Insidepontianak.com - Jembatan kayu penghubung Dusun Balai Peluntan, Kecamatan Kuala Behe dan Dusun Jelayan, Desa Meranti, Kabupaten Landak, mengenaskan. Selain rusak parah, jembatan vital itu nyaris ambruk alias putus.

Kondisi tersebut membuat aktivitas warga, termasuk anak-anak sekolah, terganggu saat melintasi jembatan tua itu.

Jembatan sepanjang sekitar delapan meter itu selama ini menjadi akses utama penghubung Kecamatan Meranti dan Kecamatan Kuala Behe.

Warga menggunakan jalur tersebut untuk bekerja, berbelanja hingga mengangkut hasil kebun. Namun kini kondisi jembatan terlihat memprihatinkan.

Sejumlah papan kayu di badan jembatan tampak patah, berlubang dan tidak lagi tersusun rapi. Beberapa bagian bahkan terlihat amblas dan miring, sementara kayu penyangga di sisi jembatan mulai roboh.

Pengendara sepeda motor yang melintas terpaksa berjalan perlahan dan mencari bagian papan yang masih kuat untuk dilewati. Dalam kondisi tertentu, kendaraan bahkan harus didorong.

Kepala Dusun Jelayan, Lidas, mengatakan kerusakan terjadi karena usia jembatan yang sudah tua dan seluruh konstruksinya masih menggunakan kayu.

“Sekarang anak-anak sekolah susah lewat, sepeda motor juga susah melintas. Aktivitas masyarakat jadi terganggu,” ujarnya, Rabu (14/5/2026).

Menurut Lidas, kerusakan jembatan tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat di dua wilayah tersebut.

Ia mengatakan banyak warga bergantung pada akses itu untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, masyarakat berharap pemerintah segera melakukan perbaikan sebelum kondisi jembatan semakin parah dan membahayakan warga yang melintas.

“Harapan kami secepat-cepatnya dibangun karena ini akses penting masyarakat,” katanya. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar