BPBD Melawi Minta Dukungan Satgas Udara Padamkan Karhutla yang Terus Meluas di Tiga Wilayah

6 Agustus 2026 09:55 WIB
Petugas BPBD Kabupaten Melawi berjibaku memadamkan kebakaran lahan di Desa Nusa Kenyikap di Kecamatan Belimbing. (Istimewa)

MELAWI, insidepontianak.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Melawi meminta dukungan Satgas Udara padamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus meluas di tiga wilayah.

Kebakaran lahan tersebut berada di Desa Batu Ampar dan Desa Nusa Kenyikap di Kecamatan Belimbing, serta Desa Tebing Karangan di Kecamatan Nanga Pinoh. Total luas lahan yang terbakar sudah mencapai 175 hektare. 

Titik api sulit dijangkau kendaraan operasional karena berada di daerah perbukitan. Sedangkan ketersediaan sumber air di lokasi juga minim. Karena itu, pemadaman lewat udara menjadi solusi paling efektif dan mendesak. 

Apalagi saat ini, situasi di lapangan makin mengkhawatirkan karena kobaran api mulai mendekati permukiman. Bahkan di Desa Nusa Kenyikap, satu keluarga terpaksa mengungsi karena asap pekat sudah mengepung. 

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Melawi, Rahmad Mauludin, menyebut sebagain besar, kebakaran melahap kawasan perkebunan karet, sawit, hingga hutan. Cuaca kering dan angin kencang memperparah situasi. 

“Api masih aktif di sejumlah titik dan berpotensi terus meluas. Tim gabungan bertahan di lapangan untuk pemadaman dan penjagaan,” ujar Rahmad, Rabu (5/8/2026).

Kondisi terparah terjadi di Desa Nusa Kenyikap dengan luas kebakaran mencapai 120 hektare dan baru 2 hektare yang berhasil dipadamkan.

Di Desa Tebing Karangan, api menghanguskan 50 hektare lahan dan mendekati rumah warga. Adapun di Desa Batu Ampar, dari 5 hektare area terbakar, 3 hektare di antaranya sudah dipadamkan.

Rahmad menegaskan, penanganan kebakaran melalui jalur darat sudah tidak lagi efektif karena medan yang berat dan area yang terbakar semakin luas. 

“Kami sangat berharap Satgas Udara segera diterjunkan. Ini satu-satunya cara cepat untuk menghentikan pergerakan api agar tidak makin meluas,” tegasnya.

Di samping upaya pemadaman, BPBD Melawi mengimbau pihak kecamatan dan desa memperketat patroli. Masyarakat juga diwanti-wanti agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, segera laporkan agar bisa langsung ditangani sebelum membesar,” pesannya.***


Penulis : Abdul Halikurrahman/ril
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar