Bupati Melawi Tekankan Transformasi Layanan Digital BPKAD Harus Berikan Kemudahan dan Transparansi
MELAWI, insidepontianak.com – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Melawi, terus memperkuat transformasi pelayanan terintegrasi berbasis digital melalui program PELITA.
Inovasi yang telah berjalan selama dua pekan ini difokuskan pada penguatan advokasi, komunikasi, kolaborasi, serta komitmen bersama demi mewujudkan tata kelola organisasi yang lebih adaptif.
Digitalisasi dihadirkan sebagai upaya strategis untuk mendongkrak kualitas pengelolaan keuangan dan aset daerah yang transparan.
Pemanfaatan teknologi berbasis aplikasi tersebut diharapkan mampu menciptakan proses layanan yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi.
Kendati demikian, Bupati Melawi Dadi Sunarya Usfa Yursa mengingatkan bahwa inovasi sistem tetap membutuhkan dukungan penuh serta pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan dari semua lini.
“Karena itu, diperlukan komunikasi yang baik, kolaborasi yang kuat, serta komitmen bersama agar setiap inovasi dapat berjalan secara optimal,” ujar Bupati Dadi, Senin (26/10/2026).
Ia menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang adaptif dan terbuka terhadap perubahan. Setiap inovasi di lingkungan pemerintahan, kata dia, harus berorientasi pada efektivitas kerja dan kemudahan masyarakat.
“Saya berharap implementasi PELITA BPKAD dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan aset daerah, sehingga semakin efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima,” tambahnya.
Melalui program PELITA, BPKAD Melawi tidak sekadar mendigitalisasi layanan, tetapi juga membangun pola kerja yang lebih responsif.
Keberhasilan program ini menuntut keterlibatan aktif seluruh pihak, mulai dari internal BPKAD, jajaran perangkat daerah, hingga para pemangku kepentingan terkait.
Dengan kolaborasi yang konsisten, BPKAD Kabupaten Melawi diharapkan mampu bertransformasi menjadi institusi yang adaptif, transparan, dan andal dalam memberikan pelayanan berkualitas.***
Penulis : REDAKSI/RIL
Editor : -

Leave a comment