Mahasiswa FMIPA UNISMA Dapat Penguatan Praktik Pengendalian Hayati dari Alumni POPT

21 April 2026 15:13 WIB
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Islam Malang (UNISMA) menghadirkan pembelajaran berbasis praktik melalui kuliah umum daring yang digelar pada Minggu, 5 April 2026/IST

MALANG, insidepontianak.com – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menunjukkan komitmennya menghadirkan pembelajaran berbasis praktik melalui kuliah umum daring yang digelar pada Minggu, 5 April 2026.

Kegiatan ini menghadirkan alumni Biologi, Tengku Anggun Lestari, S.Si., yang kini menjabat sebagai Ahli Pertama Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) sekaligus Koordinator POPT pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kayong Utara.

Kuliah umum tersebut mengangkat tema “Pemanfaatan Agen Hayati dalam Pengendalian OPT melalui Program P4 (Pemberdayaan Petani dalam Pemasyarakatan PHT)”, yang menitikberatkan pada pentingnya pendekatan biologis dalam menjawab tantangan pertanian modern.

Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga menggambarkan praktik di lapangan, mulai dari pendampingan petani, pengamatan agroekosistem, hingga pengambilan keputusan berbasis kondisi lingkungan.

“Di lapangan, pengendalian tidak cukup hanya dilihat dari hasil jangka pendek. Keberlanjutan produksi sangat bergantung pada kemampuan menjaga keseimbangan lingkungan, dan agen hayati menjadi bagian penting dari proses itu,” ujar Tengku Anggun.

Ketua Program Studi Biologi FMIPA UNISMA, Dr. Sama’ Iradat Tito, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun perspektif mahasiswa agar mampu mengaitkan ilmu yang dipelajari dengan kebutuhan nyata di masyarakat.

“Pengendalian hayati bukan sekadar capaian akademik, tetapi solusi ilmiah yang akan semakin dibutuhkan dalam sistem pertanian berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga membuka akses terhadap dinamika dunia kerja. Karena itu, keterlibatan alumni dinilai strategis sebagai jembatan antara dunia akademik dan praktik profesional.

Kuliah umum ini dipandu oleh Siti Nurriskiani, yang mengarahkan diskusi secara interaktif dan aplikatif. Ia menyebutkan bahwa pengalaman lapangan yang dibagikan narasumber memberikan gambaran konkret mengenai implementasi ilmu biologi dalam dunia kerja.

“Mahasiswa dapat melihat bahwa kompetensi yang dibangun selama kuliah memiliki ruang kontribusi yang luas, terutama ketika ilmu dipertemukan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Selain aktif sebagai praktisi perlindungan tanaman, Tengku Anggun juga memiliki rekam jejak akademik dan sosial yang menonjol sejak masa kuliah.

Ia pernah terlibat dalam penelitian biopestisida organik, menjadi asisten dosen, serta aktif dalam kegiatan literasi, pendidikan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Atas dedikasinya, ia meraih penghargaan Perempuan Berjasa dan Berprestasi di Bidang Lingkungan Hidup pada peringatan Hari Kartini ke-145 dari OASE Kabinet Indonesia Maju bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Pada 2025, ia juga meraih Juara Harapan 2 dalam Positif Mind Competition yang diselenggarakan Kementerian Pertanian RI.

Melalui kegiatan ini, FMIPA UNISMA menegaskan pentingnya pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan, pengalaman, dan nilai kebermanfaatan.

Di tengah tantangan lingkungan dan kebutuhan pangan yang terus berkembang, mahasiswa didorong untuk tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi berkelanjutan bagi masyarakat. (*)


Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar