Ichfany Terpilih Aklamasi Memimpin DPD Golkar Kalbar Periode 2026–2031
PONTIANAK, insidepontianak.com – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kalimantan Barat berjalan mulus. Solid. Tanpa tarik-menarik kekuatan.
Forum partai beringin tingkat provinsi itu akhirnya mengantar Ichfany menjadi Ketua DPD Golkar Kalbar periode 2026–2031 secara aklamasi.
Seluruh pemegang suara kompak mengusungnya sebagai penerus kepemimpinan Golkar Kalbar menggantikan Maman Abdurrahman.
Musda dibuka Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Wihaji. Ia hadir mewakili Ketua Umum Bahlil Lahadalia. Dalam arahannya, Wihaji menekankan pentingnya menjaga soliditas partai sekaligus memperkuat dukungan terhadap pemerintahan.
Karena itu, kekuatan politik Golkar di daerah harus terus ditingkatkan. Terutama menjelang kontestasi politik berikutnya.
Ichfany sendiri bukan sosok baru di tubuh Golkar Kalbar. Ia dikenal sebagai kader yang lama berproses di internal partai. Jabatan terakhirnya adalah Bendahara DPD Golkar Kalbar.
Di tangan Ichfany, partai diberi target politik yang jelas. Kursi legislatif Golkar di Kalimantan Barat pada Pemilu 2029 harus bertambah.
Wihaji juga memberi apresiasi khusus kepada Ketua DPD Golkar Kalbar sebelumnya, Maman Abdurrahman. Ia menilai Maman berhasil menjaga soliditas partai sekaligus memperkuat posisi Golkar di daerah.
Musda Riang Gembira
Ketua DPD Golkar Kalbar sebelumnya, Maman Abdurrahman, bersyukur Musda kali ini berjalan relatif tenang. Tidak ada dinamika tajam seperti forum-forum sebelumnya.
“Biasanya setiap Musda ribut. Kali ini riang gembira. Semangatnya kebersamaan,” kata Maman yang kini menjabat Menteri UMKM Kabinet Merah Putih.
Menurut Maman, soliditas partai terlihat jelas dalam forum Musda. Seluruh pemegang suara sepakat mengusung Ichfany sebagai ketua baru.
Ia menilai dukungan itu tidak muncul secara tiba-tiba. Ichfany dianggap memiliki rekam jejak panjang di internal Golkar. Ia berproses dari bawah dan dikenal loyal terhadap partai.
“Beliau punya rekam jejak. Berproses dari bawah,” ujarnya.
Bagi Maman, terpilihnya Ichfany juga menandai berjalan baiknya proses regenerasi di tubuh Golkar. Partai mulai memberi ruang lebih besar kepada kader generasi muda.
Menurutnya, langkah itu penting untuk menjaga daya saing politik Golkar ke depan. Terlebih tren pemilih saat ini didominasi generasi milenial.
“Figur muda menjadi penting untuk masa depan Golkar,” katanya.
Maman optimistis Golkar Kalbar tetap menjadi kekuatan politik besar di daerah. Ia bahkan mengibaratkan peta politik daerah seperti kompetisi sepak bola.
“Kalau partai lain mungkin masih Liga 2. Golkar ini sudah Liga Nasional,” ujarnya.
Karena itu, ia menilai sudah saatnya kader baru diberi ruang memimpin. Agar mesin politik partai bisa bergerak kencang.
“Supaya geraknya lebih cepat,” kata Maman.
Ia berharap kepemimpinan baru mampu melanjutkan sekaligus menyempurnakan kerja politik yang telah dibangun Golkar Kalbar selama ini.
“Harapannya, kepengurusan baru bisa menyempurnakannya,” ujar Maman.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -
Tags :

Leave a comment