Apresiasi Bank Kalbar, Komisi III Dorong Optimalisasi BUMD untuk Dongkrak PAD
PONTIANAK, insidepontianak.com – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran daerah yang mencapai Rp522 miliar, Komisi III DPRD Kalimantan Barat mendorong optimalisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar lebih sehat secara bisnis dan mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua Komisi III DPRD Kalbar, Syarif Amin Muhammad menilai BUMD menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah di tengah keterbatasan anggaran. Ada beberapa BUMD milik Kalbar.
Salah satunya Bank Kalbar yang telah menunjukkan kinerja positif dengan terus meningkatkan deviden bagi Pemrov Kalbar dari tahun ke tahun.
“Salah satu contoh, Bank Kalbar yang tahun lalu mampu menyumbang dividen sekitar Rp130 miliar ke provinsi, bahkan meningkat dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya.
Selain Bank Kalbar, politisi Nasdem ini juga mengapresiasi kinerja positif Jamkrida. Sebab, telah menghasilkan pendapatan sekitar Rp4,5 miliar per tahun, sehingga mampu memberikan dividen bagi daerah.
Namun demikian, Komisi III DPRD menyoroti Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Aneka Usaha yang belum berkontribusi optimal. Karenanya,mereka mendorong agar Perusda berinovasi.
“Saat ini Pusda memang belum sepenuhnya sehat. Tapi kita berharap ke depan bisa kembali membaik dan menghasilkan pendapatan baru sehingga dapat membagi dividen ke daerah,” katanya.
Komisi III DPRD Kalbar pun terus melakukan pengawasan dan pembinaan melalui rapat kerja dengan jajaran direksi BUMD, termasuk mendorong pembenahan manajemen serta penyelesaian persoalan lama yang masih membebani kinerja perusahaan daerah.
Tak hanya fokus pada BUMD, DPRD Kalbar juga mendorong optimalisasi PAD melalui inovasi pengelolaan pendapatan daerah.
Disamping itu, DPRD juga mengapresiasi capaian Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalbar yang berhasil mencatatkan PAD Kalbar yang melampaui target hingga lebih dari 103 persen, namun menilai target tersebut masih bisa ditingkatkan ke depan.
“Kita ingin target PAD ke depan dinaikkan, sehingga pembiayaan pembangunan daerah bisa lebih dimaksimalkan melalui PAD,” lanjutnya (Andi)
.
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment