Warga Sambas Masih Antre Panjang di SPBU Sejak Subuh
SAMBAS, insidepontianak.com – Antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU di Kabupaten Sambas. Warga bahkan rela datang sejak selepas sahur demi mendapatkan BBM.
Padahal, sebelumnya, Bupati Satono sudah menyampaikan stok BBM dalam kondisi aman. Masyarakat diimbau tak khawatir. Namun, kondisi di lapangan belum sepenuhnya normal.
Pemandangan itu terlihat di SPBU Simpuan, Kecamatan Semparuk, Minggu (15/3/2026). Barisan sepeda motor dan mobil sudah mengular sejak subuh.
Dara, warga setempat, mengaku datang mengantre sejak pukul 05.00 WIB. Namun, giliran mengisi BBM sepeda motornya baru bisa didapat menjelang siang.
“Dari jam lima pagi saya antre. Baru dapat sekitar jam sebelas siang,” katanya.
Antrean panjang juga diwarnai kendaraan dengan tangki berukuran besar, yang oleh warga disebut tangki siluman. Menurut Dara, kendaraan seperti itu hampir selalu terlihat di SPBU.
“Yang antre banyak motor pakai tangki besar. Tapi pom mini (pedagang bensin eceran) malah kosong semua,” ujarnya.
Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya di masyarakat. Sejumlah warga menduga ada praktik penimbunan BBM.
“Kalau seperti ini terus, orang jadi bertanya-tanya. Apa ada yang ditimbun?” ucap Dara.
Ia berharap pemerintah dan aparat dapat memperketat pengawasan distribusi BBM di SPBU.
“Kalau ada yang menampung BBM banyak, harus ditegur. Dijual juga jangan mahal,” pungkasnya.
Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment